CILACAP, Suara Muhammadiyah - Semarak Amaliyah Ramadhan SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap, terselenggara dengan lancar dan sukses, kegiatan diadakan selama bulan Ramadhan 1447 H.
Menu Ramadhan antara lain, Podcast "Mutu Plus Cilacap (MPCtv) Talk", Pengumpulan Zakat Fitrah, Pentasarufan Zakat, Santri Hijrah, Bakti Sosial dan Pesantren Ramadhan.
Waka Kesiswaan SMP Mutu Plus Cilacap, Milana Erliyani menjelaskan kegiatan ini merupakan momen positif yang sangat baik untuk meningkatkan keimanan, memperdalam ilmu agama.
"Membentuk karakter mulia dengan ibadah bersama, tadarus dan kajian intensif, siswa belajar kedisiplinan serta mempererat ukhuwah dalam suasana yang ceria dan edukatif," jelasnya.
Semoga setiap ilmu yang didapat menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
"Tidak hanya selama Ramadhan tetapi juga kehidupan sehari-hari," harapnya.
Kegiatan lainnya berupa berbagi ta'jil kepada masyarakat serta infak siswa selama pesantren Ramadhan Senin - Jumat (9-13/3/2026).
Guru Agama Ustadz Sumarno menjelaskan pesantren Ramadhan fokusnya mengaji membenahi bacaan Al Qur'an mengenai tajwid dan lafal bacaan solat.
"Membenahi semua bacaan solat juga doa dan dzikir setelah solat," jelasnya.
Kedepan diharapkan siswa setelah sekolah di SMP Mutu Plus Cilacap, dengan mendalami ilmu agama, telah mempunyai bekal.
"Sehingga anak-anak dapat berguna di masyarakat ," tandasnya.
Ketua IPM SMP Mutu Plus Cilacap, Khairunisa Putri Riyani mengatakan kegiatan Amaliyah Ramadhan berjalan lancar dan sukses.
"Alhamdulillah, selama kegiatan pesantren Ramadhan banyak mendapatkan hal-hal baik mengenai keagamaan," katanya.
Selama pesantren Ramadhan berinfak bagi setiap anak dan setiap harinya.
"Belajar beramal baik selama Ramadhan," ucapnya.
Pengumpulan zakat fitrah bagi siswa berupa beras 3 kilogram atau uang Rp 50 ribu.
"Sangat membantu bagi orang yang kurang mampu dan bagi teman-teman jadi tahu caranya berbagi," ungkapnya.
Harapan kedepan semoga teman-teman, semakin mendalami ilmu agama dan sadar pentingnya ilmu agama serta semakin lancar membaca juga semakin banyak hafakan Al Qur'an.
"Ilmu yang didapat agar dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya. (Wasis)
