YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (MPM PWM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kader Pemberdayaan Masyarakat (SEKAM) selama dua hari, Selasa–Rabu, 3–4 Februari 2026, bertempat di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Muhammadiyah dalam menyiapkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen kuat dalam pemberdayaan masyarakat.
SEKAM diikuti oleh mahasiswa UAD yang tergabung dalam Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HMTP) Tahun 2026. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman ideologis, konseptual, dan praktis terkait pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan nilai amar ma’ruf nahi munkar, serta selaras dengan visi dan misi Persyarikatan Muhammadiyah dan Universitas Ahmad Dahlan.
Materi SEKAM disampaikan oleh para anggota MPM PWM Yogyakarta yang berpengalaman dalam pendampingan dan pengembangan masyarakat. Pembekalan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diarahkan pada penguatan sikap, kepemimpinan, dan kesiapan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat guna menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak positif dan berkelanjutan.
Ketua MPM PWM Yogyakarta, Agus Amin Syaifuddin, S.P., M.Sc., menegaskan bahwa SEKAM merupakan langkah penting dalam menyiapkan kader pemberdayaan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kokoh secara ideologis dan moral. “Mahasiswa Muhammadiyah harus menjadi agen perubahan yang mampu hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata, bukan sekadar wacana,” ujarnya.
Sementara itu, Pendamping Tim PPK Ormawa HMTP 2026, Ir. Arsyad Cahya Subrata, S.T., M.T., yang juga merupakan anggota MPM PWM Yogyakarta, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan riil masyarakat. “Kami ingin memastikan kader yang dilahirkan dari SEKAM memiliki kesiapan intelektual, spiritual, dan sosial untuk menggerakkan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan SEKAM ini, MPM PWM Yogyakarta berharap lahir kader-kader muda Muhammadiyah yang siap berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa UAD sebagai motor penggerak perubahan sosial yang berkemajuan.

