SMAIM Samarinda Lepas 100 Santri  Ikuti Program Muballigh Hijrah Ramadhan

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

1222
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Menjelang bulan Ramadhan, SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda (SMAIM) kembali melaksanakan program tahunan Mubaligh Hijrah dengan melibatkan 100 santri untuk mengabdi di berbagai wilayah di Kalimantan Timur.  

Mengusung tema "Menuju Pelosok Negeri, Kami Berkhidmat", program unggulan ini bertujuan membentuk karakter santri sebagai dai muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu mendakwahkan Islam dengan pendekatan adaptif. 

Para santri peserta muballigh hijrah selama 20 hari, dari awal Ramadhan akan ditempatkan di masjid-masjid dan Taman Baca Al-Qur'an (TBA) yang menjalin kerjasama dengan SMAIM Samarinda. 

Acara pelepasan 100 santri muballigh hijrah dilaksanakan di Masjid Istiqamah, Kompleks Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Sempaja, Samarinda, pada Rabu (26/2/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMAIM Arip Saripudin, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Samarinda Utara Taufik Rahman, para guru, serta seluruh santri.  

Dalam sambutannya, Kepala SMAIM Arip Saripudin menekankan bahwa Mubaligh Hijrah merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan ilmu agama, sosial, dan komunikasi.  

"Melalui program ini, kami berharap para santri tidak hanya memahami teori dakwah, tetapi juga dapat merasakan langsung dinamika dakwah di tengah masyarakat dengan berbagai kondisi sosial yang beragam," ujarnya.  

Sementara itu, Ketua PCM Samarinda Utara, Taufik Rahman berpesan agar para santri senantiasa menjaga nama baik SMAIM dan Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah.  

"Hindari perdebatan yang tidak perlu di masyarakat. Kalian hadir sebagai santri yang memberi pencerahan. Sampaikan kebaikan dengan cara yang santun dan sesuaikan pendekatan dengan kondisi masyarakat setempat," pesannya.  

Program Mubaligh Hijrah yang telah berjalan selama tiga tahun ini mendapat respons positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme pengurus masjid di beberapa daerah yang kembali meminta santri SMAIM untuk berdakwah di lingkungan mereka. Salah satunya adalah takmir masjid di Anggana kutai Kertanegara, yang menyampaikan harapannya agar santri SMAIM terus hadir dalam kegiatan Ramadan.  

Sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian, para santri telah mendapatkan pembekalan intensif, termasuk pemahaman agama, keterampilan berdakwah, public speaking, serta literasi menulis artikel. 

Dalam sesi pembekalan literasi, dihadirkan narasumber Machnun Uzni Wakil sekertaris  Muhammadiyah Kalimantan Timur. Para Mubaligh hijrah SMAIM  selain berdakwah diharapkan mampu menulis reportase dan  mengabadikan pengalaman mereka dalam bentuk tulisan yang nantinya akan diterbitkan bersama.  

Melalui program ini, SMAIM berkomitmen untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur serta mencetak kader-kader Muhammadiyah yang siap berdakwah di era modern dengan pendekatan yang lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. (Mu/m)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Segenap civitas akademika Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengi....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

SABANG, Suara Muhammadiyah – Lima peneliti dari Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyele....

Suara Muhammadiyah

18 September 2024

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Langit kota Depok pagi ini tampak kelabu. Hujan semalaman sampai pagi in....

Suara Muhammadiyah

10 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyelenggarakan evaluasi lapan....

Suara Muhammadiyah

4 June 2026

Berita

BANJARBARU, Suara Muhammadiyah – Lembaga Ambil Zakat Infaq Shodaqoh (Lazismu) Banjarbaru sampa....

Suara Muhammadiyah

12 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah