SMP Muhammadiyah 5 Pucang Lakukan Pembelajaran Overseas ke Jepang

Publish

21 February 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1062
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TOKYO, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 22 siswa dan 2 guru SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) melaksanakan overseas ke Jepang, Ahad-Rabu (16-26/2/2025). Siswa yang ikut adalah siswa dari kelas VII hingga IX yang lolos seleksi, dan dampingi dua guru yakni Rahmad Fudoli, SS dan Rusdian Agustifani, SPd.

Humas SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Miftakul Khoir SPd menjelaskan, sebelum ada overseas, student exchange berupa sister school, yakni dari tahun ke tahun mengunjungi hanya di Busan Korea Selatan dan Thailand.

"Nah, dari tim Humas mempunyai inisiatif mengadakan kegiatan student exchange, tapi kemasan overseas study. Jadi anak-anak belajar ke luar negeri tidak hanya satu sekolah saja," terangnya, Jumat (21/2/2025).

Lebih lanjut Miftakul Khoir menambahkan, untuk overseas ke Jepang, para siswa belajar di beberapa sekolah di Jepang diantaranya; Daito Bunka High School, School Alice Academy Yokohama, dan Ibaraki Gakuen School.

"Kami sudah pernah ke Malaysia dan Singapura, nah kali ini ke Jepang, rencananya kedepan akan berkunjung ke China, Eropa, juga Timur Tengah sekaligus umrah sambil belajar bahasa Arab," tuturnya.

Miftakul Khoir menganggap progam tersebut sangat diperlukan, karena di setiap negara pastinya memiliki sistem pendidikan yang berbeda-beda, sehingga anak-anak yang berangkat akan mempunyai perbandingan, jadi mengenalkan manajemen pendidikan di luar negeri itu seperti apa.

"Mudah-mudahan, dengan kegiatan tersebut, para siswa mempunyai pengalaman baru ketika di luar negeri yang belum ada di sekolah atau negara kita, semisal etika, sejarah, adat istiadat di sana seperti apa, sehingga akan menambah wawasan anak-anak lebih luas lagi dan memberikan penguatan baru bagi mereka," harapnya.

Sementara itu, salah satu siswa peserta overseas ke Jepang Manggala Restya Fathurrizki dari kelas 8E yang sudah pernah mengikuti Spemma Overseas Malaysia-Singapore sangat bangga dan antusias bisa mengikuti kegiatan tersebut.

"Motivasi saya mengikuti program ini kembali adalah untuk mempelajari budaya dan bahasa Jepang secara langsung, mengembangkan diri melalui pengalaman internasional," ujarnya.

"Belajar tidak hanya dari dalam kelas, saya juga ingin belajar dari sistem pendidikan Jepang yang maju dan membawa pengalaman ini untuk memberi dampak positif bagi sekolah," tegasnya. (Yuda)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PERLIS, Suara Muhammadiyah — Memeriahkan hari jadinya yang ke-4, Universiti Muhammadiyah Malay....

Suara Muhammadiyah

27 November 2025

Berita

GROGOL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Grogol sukses menggelar Musy....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Gerakan Muhammadiyah di bidang Kesehatan Masyarakat menemukan momentum....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 13 murid dan 1 guru pendamping, Anisa Amalia, S.Si da....

Suara Muhammadiyah

14 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan Jogja ....

Suara Muhammadiyah

8 July 2025