Spirit Muktamar Tapak Suci dan Pengukuhan Pendekar Kehormatan

Suara Muhammadiyah

11 August 2026

130
Istimewa

Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah tidak hanya menjadi forum permusyawaratan tertinggi untuk membahas arah gerak dan pengembangan organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki jasa, perhatian, dan kontribusi terhadap perkembangan Tapak Suci. Salah satu rangkaian kegiatan dalam muktamar tersebut adalah pengukuhan pendekar kehormatan.

Dalam pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci Putra Muhammadiyah di Semarang tanggal 8 Agustus 2026 Wakil Rektor 4 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, S.E., M.Si., Ph.D., dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putra Muhammadiyah. Pembukaan muktamar ini dilaksanakan di lapangan Pancasila  Simpang Lima Semarang.

Pengukuhan pendekar kehormatan menjadi bentuk apresiasi sekaligus penghormatan atas dedikasi dan dukungan yang telah diberikan dalam memajukan seni bela diri pencak silat, khususnya Tapak Suci. Penganugerahan tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan silaturahmi, semangat persaudaraan, serta komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur pencak silat dan perjuangan Muhammadiyah. 

Pengukuhan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas proses latihan, kedisiplinan, dan dedikasi para pesilat, tetapi juga menjadi peneguhan tanggung jawab untuk menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat. Seorang pendekar diharapkan mampu menjadi teladan dalam sikap, menjunjung sportivitas, menjaga persaudaraan, serta turut berkontribusi positif bagi masyarakat. Pengukuhan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus bentuk apresiasi atas kiprah dan kontribusi Akhmad Darmawan dalam mendukung perkembangan Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak dalam bidang seni bela diri pencak silat, pembinaan karakter, prestasi olahraga, serta dakwah.

Acara apel pembukaan  Muktamar XVI Tapak Suci tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara, antara lain Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Tengah, Kapolda Jawa Tengah, serta Wali Kota Semarang. Suasana kegiatan semakin semarak dengan hadirnya para pendekar, pimpinan, kader, dan anggota Tapak Suci dari berbagai Provinsi di Indonesia. Muktamar XVI menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan peran Tapak Suci dalam membangun generasi yang memiliki karakter, disiplin, keberanian, sportivitas, dan nilai-nilai keislaman.

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Darmawan menyampaikan rasa syukur atas amanah dan penghargaan yang diberikan kepadanya. “Saya sangat bersyukur dan merasa terhormat atas pengukuhan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci Putra Muhammadiyah”,katanya Selanjutnya dikatakannya bahwa ini bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi juga merupakan amanah dan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Tapak Suci, Muhammadiyah, dan bangsa Indonesia.

Darmawan berharap pengukuhan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, Muhammadiyah, dan Tapak Suci, khususnya dalam bidang pembinaan generasi muda, pendidikan karakter, pengembangan prestasi olahraga, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. “Semoga amanah sebagai Pendekar Kehormatan ini dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan Tapak Suci semakin maju, semakin berprestasi, semakin mendunia, dan mampu melahirkan kader-kader unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga berakhlak mulia, berjiwa kepemimpinan, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Menurutnya, Tapak Suci memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh secara fisik sekaligus kuat secara mental dan spiritual. Karena itu, pengembangan Tapak Suci tidak hanya diarahkan pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga sebagai media pembinaan karakter dan dakwah Muhammadiyah.

Akhmad Darmawan sendiri bukan sosok yang asing dengan perkembangan Tapak Suci. Dalam kegiatan Tapak Suci di UMP sebelumnya, ia telah menekankan bahwa Tapak Suci merupakan salah satu instrumen dakwah Muhammadiyah dan memiliki kiprah yang kuat dalam berbagai kompetisi nasional maupun internasional. OLeh karena itu pengukuhan sebagai pendekar kehormatan pada Muktamar XVI ini diharapkan semakin memperkuat komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan Tapak Suci, khususnya melalui penguatan pendidikan, riset, inovasi, pembinaan sumber daya manusia, dan pengembangan prestasi. “Semoga Muktamar XVI Tapak Suci menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk kemajuan organisasi. Semoga Tapak Suci Putera Muhammadiyah semakin solid, berkemajuan, berprestasi, dan mampu menjadi kebanggaan Muhammadiyah serta Indonesia,” katanya di akhir acara. (Eka)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Masjid At-Tauhid Pimpinan Ranting Muhammadiyah Penumping, Gow....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau (FK Umri) telah me....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Universitas Muhammadiyah Surakarta (....

Suara Muhammadiyah

11 April 2024

Berita

BANYUWANGI - Soft launching sepeda motor listrik MS3000 SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng ikut m....

Suara Muhammadiyah

19 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Muhammadiyah menjalani asesmen pe....

Suara Muhammadiyah

20 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah