SLEMAN, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah 2 Sleman menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) khusus mobil listrik sebagai unit usaha milik sekolah. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat umum untuk pengisian daya kendaraan listrik.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Maftuhin, mengatakan bahwa keberadaan SPKLU tersebut menjadi bagian dari pengembangan unit usaha sekolah sekaligus bentuk dukungan terhadap penggunaan energi bersih.
Menurutnya, SPKLU SMK Muhammadiyah 2 Sleman hadir sebagai solusi pengisian daya mobil listrik bagi masyarakat. Fasilitas ini diharapkan dapat memperluas akses layanan pengisian kendaraan listrik, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman dan sekitarnya.
“SPKLU ini merupakan unit usaha milik sekolah sebagai solusi pengisian daya mobil listrik yang dimiliki masyarakat umum,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, SPKLU tersebut memiliki sejumlah keunggulan, antara lain kemampuan pengisian cepat dengan daya 50 kW DC untuk mobil listrik. Selain itu, fasilitas ini menggunakan peralatan berstandar dan terawat sehingga aman serta dapat dipercaya.
Lokasi SPKLU juga dinilai strategis karena berada di SMK Muhammadiyah 2 Sleman Unit 2, Durenan, Triharjo, Sleman. Keberadaan fasilitas tersebut dapat mendukung kebutuhan pengguna mobil listrik yang melintas maupun beraktivitas di kawasan Sleman.
Maftuhin menambahkan, pengembangan SPKLU juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung energi ramah lingkungan. Melalui fasilitas ini, sekolah turut mendorong pemanfaatan energi bersih untuk masa depan.
Dengan adanya SPKLU tersebut, SMK Muhammadiyah 2 Sleman diharapkan tidak hanya memperkuat unit usaha sekolah, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik dan layanan publik berbasis energi bersih di Kabupaten Sleman.

