Studi Tiru: Menjemput Inspirasi, Membawa Pulang Perubahan

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

41
Studi Tiru

Studi Tiru

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah — Semangat untuk terus berbenah dan menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas membawa Kepala Sekolah dan dewan guru SMP Muhammadiyah Kotabaru menempuh perjalanan jauh dari Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menuju Surakarta, Jawa Tengah. Sebanyak 10 orang mengikuti kegiatan studi tiru ke SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta pada 3–4 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah Kotabaru untuk belajar secara langsung dari salah satu sekolah Muhammadiyah yang telah berkembang dengan berbagai program unggulan, tata kelola sekolah yang profesional, serta inovasi pendidikan yang berorientasi pada mutu dan kemajuan peserta didik.

Kedatangan rombongan SMP Muhammadiyah Kotabaru disambut dengan penuh kehangatan oleh Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, M.Pd., beserta jajaran sekolah. Sambutan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penerimaan secara kelembagaan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya semangat ukhuwah dan kolaborasi antar sekolah Muhammadiyah dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

Belajar dari Praktik Baik Sekolah Muhammadiyah

Pada hari pertama, rombongan mendapatkan pemaparan mengenai profil SMP Muhammadiyah PK Kottabarat, sejarah dan perkembangan sekolah, visi dan arah pengembangan, program unggulan, budaya sekolah, hingga berbagai strategi manajemen yang diterapkan dalam mengelola satuan pendidikan.

Pemaparan tersebut memberikan banyak wawasan baru bagi peserta studi tiru. Berbagai program yang selama ini dikembangkan oleh SMP Muhammadiyah PK Kottabarat menunjukkan bagaimana pengelolaan sekolah yang terencana, profesional, dan konsisten dapat melahirkan ekosistem pendidikan yang kuat.

Tidak berhenti pada pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab secara mendalam. Para guru SMP Muhammadiyah Kotabaru secara aktif menggali berbagai informasi mengenai pengelolaan sekolah, terutama hal-hal yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi sekolah di Kotabaru.

Pembahasan mencakup berbagai aspek, antara lain manajemen sumber daya manusia dan kepegawaian, kurikulum, Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA), manajemen kesiswaan, administrasi sekolah, pengelolaan perpustakaan, hubungan masyarakat, pengelolaan media sosial, serta berbagai strategi pengembangan mutu sekolah.

Dialog tersebut menjadi ruang belajar yang sangat berharga. Para peserta tidak hanya mendapatkan informasi mengenai program yang sudah berjalan, tetapi juga memperoleh gambaran tentang proses, strategi, tantangan, serta budaya kerja yang menjadi bagian penting dari keberhasilan sebuah sekolah.

Bagi SMP Muhammadiyah Kotabaru, berbagai praktik baik tersebut menjadi bahan refleksi untuk melihat kembali potensi yang dimiliki sekolah sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang dapat dikembangkan.

Studi tiru bukan dimaknai sebagai upaya untuk menyalin seluruh sistem sekolah yang dikunjungi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi proses belajar, mengadaptasi, dan mengembangkan praktik baik sesuai dengan kondisi serta karakteristik SMP Muhammadiyah Kotabaru.

Meninggalkan Kesan Mendalam

Kepala SMP Muhammadiyah Kotabaru, Abdurrahman, S.Pd.I., Gr., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar SMP Muhammadiyah PK Kottabarat atas sambutan, ilmu, pengalaman, serta fasilitas yang diberikan selama kegiatan.

Menurutnya, penerimaan yang diberikan oleh SMP Muhammadiyah PK Kottabarat menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi seluruh rombongan.

Selain memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan belajar, rombongan juga mendapatkan fasilitas tempat menginap selama dua malam, konsumsi pagi, siang, dan sore, makanan ringan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Bagi rombongan SMP Muhammadiyah Kotabaru, pelayanan tersebut bukan sekadar persoalan fasilitas, tetapi merupakan bentuk nyata dari persaudaraan dan kepedulian antarwarga Muhammadiyah.

“Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan. Kami datang untuk belajar, membuka wawasan, dan mencari inspirasi. Apa yang kami dapatkan di sini sangat berarti dan insyaallah akan menjadi bekal bagi kami untuk melakukan pembenahan dan pengembangan di SMP Muhammadiyah Kotabaru,” ungkap Abdurrahman.

Melihat Langsung Ruang dan Lingkungan Pembelajaran

Hari kedua menjadi pengalaman yang semakin memperkaya wawasan rombongan. Seluruh peserta diajak berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai ruang, fasilitas, dan lingkungan pembelajaran yang ada di SMP Muhammadiyah PK Kottabarat.

Para guru berkesempatan melihat secara langsung bagaimana berbagai fasilitas sekolah dimanfaatkan untuk mendukung proses pendidikan. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh gambaran melalui penjelasan, tetapi dapat menyaksikan sendiri implementasi pengelolaan sekolah dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu hal yang menarik perhatian rombongan adalah desain ruang kelas yang beragam. Setiap kelas memiliki karakter dan suasana yang berbeda karena siswa bersama wali kelas diberikan ruang untuk berkreasi dalam mendesain serta menata kelas masing-masing.

Hal tersebut menjadi gambaran bahwa lingkungan belajar dapat dirancang sedemikian rupa agar siswa memiliki rasa nyaman, rasa memiliki, kreativitas, dan keterlibatan dalam menciptakan ruang belajar mereka sendiri.

Bagi guru-guru SMP Muhammadiyah Kotabaru, pengalaman tersebut menjadi salah satu inspirasi yang menarik untuk dipertimbangkan dalam pengembangan lingkungan pembelajaran di sekolah.

Menyaksikan Pembelajaran Kelas Internasional

Selain menerapkan program full day school, SMP Muhammadiyah PK Kottabarat juga memiliki program kelas internasional yang menjadi salah satu daya tarik dalam pengembangan pembelajaran.

Pada kunjungan tersebut, rombongan SMP Muhammadiyah Kotabaru mendapatkan kesempatan yang sangat berharga untuk menyaksikan secara langsung proses pembelajaran bersama native speaker dari mancanegara.

Pembelajaran berlangsung secara interaktif dan komunikatif. Peserta studi tiru dapat melihat secara langsung bagaimana siswa diberikan pengalaman belajar yang membuka wawasan mereka terhadap dunia internasional.

Pengalaman tersebut memberikan kesan mendalam bagi rombongan. Bagi para guru SMP Muhammadiyah Kotabaru, menyaksikan proses pembelajaran tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan mencari berbagai kemungkinan pengembangan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman.

Pengalaman tersebut sekaligus memberikan keyakinan bahwa sekolah Muhammadiyah di daerah pun memiliki peluang untuk terus berkembang dan menghadirkan pendidikan yang mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CANBERRA, Suara Muhammadiyah – Tantangan besar yang masih menghambat lulusan Sekolah Luar Bias....

Suara Muhammadiyah

6 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pembangunan TK ABA Notoprajan lama ukuran 8 x 12 meter persegi yang....

Suara Muhammadiyah

17 September 2025

Berita

Download Logo Milad Pemuda Muhammadiyah ke-92 JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada 2 Mei 2024 Pemuda ....

Suara Muhammadiyah

2 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -Setelah selesai diproduksi dan mulai didistribusikan ke berbagai fes....

Suara Muhammadiyah

1 September 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Himpunan Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan (Himtekpa) Universitas....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah