Summer Course 2025 IPCOS UMY Resmi Dibuka

Publish

30 July 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
643
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Mahasiswa Asing Eksplorasi Budaya di Kotagede Lewat Fotografi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Summer Course 2025 yang diselenggarakan oleh International Program of Communication Studies (IPCOS), Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi dimulai pada Senin (28/7). Bertempat di Laboratorium Ilmu Komunikasi  Gedung D UMY, kegiatan ini mengusung pendekatan visual storytelling untuk mendalami budaya lokal Kotagede, Yogyakarta.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Prodi  Ilmu Komunikasi UMY, Dr. Filosa Gita Sukmono, dan Sekretaris IPCOS UMY, Dr. Muria Endah Sokowati serta dilanjutkan dengan pengalungan ID card kepada peserta dan buddies sebagai simbol dimulainya program. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Filipina, Malaysia, dan Indonesia, yang tergabung dalam lima kelompok tematik eksplorasi budaya.

Dalam sesi perkenalan, peserta diminta menuliskan harapan mereka mengikuti summer course, sekaligus menjawab pertanyaan awal: “Apa yang kamu ketahui tentang Kotagede?” dan “Apa kesan pertamamu setelah membaca literatur tentangnya?” Jawaban peserta dikumpulkan dalam bentuk tulisan, gambar, maupun catatan kreatif dan diunggah ke Google Drive sebagai arsip pembuka perjalanan belajar.

Sesi berikutnya memperkenalkan buddies, supervisor lapangan, serta dosen pembimbing yang akan mendampingi peserta selama 11 hari ke depan. Di antara para dosen dan fasilitator pembimbing yang terlibat adalah Zuhdan Aziz, M.Sn, Dhimas Aryo, M.Sn, Dr. Fajar Junaedi, Erwan Sudiwijaya MA, Nanang Widiyatmoko M.Sn, Dr. Senja Yustitia, dan Aryo Yudanto MA

Usai sesi pengantar, peserta menerima materi perdana bertema *"Visual Method of Documentary Photography"* yang disampaikan oleh Zuhdan Aziz, M.Sn. Materi ini memperkenalkan pendekatan fotografi dokumenter sebagai metode observasi budaya, etnografi visual, dan cara menyampaikan narasi melalui gambar.

"Melalui fotografi dokumenter, kita bisa menangkap bukan hanya peristiwa, tapi juga emosi dan makna di baliknya," ujar Zuhdan dalam paparannya.

Kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi *Camera Technique* bersama Zuhdan Aziz dan Dhimas Aryo, diikuti eksplorasi lapangan ke Kotagede. Peserta dibagi menjadi dua kelompok dan menelusuri dua rute berbeda, menyusuri jagang (benteng pertahanan), pasar tradisional, sungai Gajah Wong, dan pemukiman warga. Di lapangan, peserta membuat catatan awal tentang impresi visual dan budaya yang mereka temui.

Salah satu peserta, Isabela Dansel dari Ateneo de Manila University, mengungkapkan antusiasmenya, “Saya baru pertama kali terlibat dalam eksplorasi budaya dengan kamera sebagai media utama. Ini menarik dan membuka perspektif baru.”

Eksplorasi visual dan narasi yang dimulai hari pertama ini akan menjadi dasar proyek akhir berupa pameran foto dan katalog budaya Kotagede yang akan digelar pada 6 Agustus mendatang.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Langit mendung tak menghalangi gema takbir membahana di berbagai penj....

Suara Muhammadiyah

10 April 2024

Berita

LUWU, Suara Muhammadiyah - Hal yang tidak kalah menggembirakan dari kondisi Persyarikatan di Luwu ad....

Suara Muhammadiyah

22 January 2024

Berita

Siap Mengukir Peradaban Semesta PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Langit pagi di Kampus Univers....

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 45 peserta yang terdiri dari para perempuan tangguh mengikuti....

Suara Muhammadiyah

9 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswi SD Muhammadiyah Sape....

Suara Muhammadiyah

2 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah