SUMU Jakarta dan Universitas Al Azhar Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis Pemanfaatan AI

Suara Muhammadiyah

15 July 2026

145
SUMU

SUMU

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Jakarta melakukan audiensi dan penjajakan kerja sama strategis dengan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) sebagai langkah awal membangun sinergi antara ekosistem dunia usaha dan perguruan tinggi.

Pertemuan yang berlangsung di kampus Universitas Al Azhar Indonesia pada  (9/7) tersebut menjadi forum diskusi untuk mengidentifikasi berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam bidang pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence (AI), kewirausahaan, inkubasi bisnis, pengembangan talenta, penelitian, pelatihan, serta penguatan jejaring dunia usaha.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Al Azhar Indonesia, yaitu Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UAI Dr. Damayanti Wardyaningrum, S.E., M.Si., Direktur Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional UAI Dr. M. Ghozali Moenawar, Lc., M.M., serta Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UAI Dr. Nanang Haroni, S.Ag., M.Si.

Sementara itu, dari SUMU Jakarta hadir jajaran Koordinator Daerah beserta sejumlah pengurus dan anggota yang berasal dari berbagai bidang usaha dan profesi.

Dalam kesempatan tersebut, SUMU Jakarta memperkenalkan ekosistem pengusaha Muhammadiyah beserta berbagai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama UAI. Sebagai organisasi yang menghimpun pengusaha dari beragam sektor usaha, SUMU memiliki peran strategis sebagai penghubung antara dunia akademik dengan praktisi, pelaku usaha, industri, dan berbagai mitra strategis.

Salah satu Tim Koordinator Daerah SUMU Jakarta Selatan, Abdul Furqon, menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha perlu diwujudkan melalui program-program yang konkret, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata.

“Kami melihat Universitas Al Azhar Indonesia dan SUMU memiliki potensi serta sumber daya yang dapat saling melengkapi. UAI memiliki talenta mahasiswa, akademisi, riset, inovasi, dan fasilitas pendidikan, sementara SUMU memiliki ekosistem pengusaha, praktisi industri, mentor bisnis, akses pasar, serta jejaring kemitraan. Sinergi inilah yang ingin kami dorong menjadi program konkret dan berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu peluang strategis yang menjadi fokus pembahasan adalah penjajakan pembentukan AI Center sebagai pusat kolaborasi pembelajaran, penelitian, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence.

AI Center tersebut berpotensi dikembangkan melalui empat pilar utama, yaitu pendidikan, penelitian, implementasi bisnis, dan pengembangan ekosistem. Berbagai program yang dapat diwujudkan antara lain AI Workshop, bootcamp, literasi AI, AI for Business, penelitian terapan, corporate training, konsultasi, hingga implementasi AI untuk mendukung transformasi digital UMKM dan dunia usaha.

Selain pengembangan AI Center, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi dalam penguatan ekosistem kewirausahaan dan inkubasi bisnis. Sinergi antara inkubator bisnis UAI dengan jaringan pengusaha SUMU diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa, peneliti, dan startup untuk memperoleh pendampingan bisnis, pengembangan usaha, jejaring pasar, kemitraan strategis, hingga peluang investasi dan permodalan melalui ekosistem SUMU Connect.

Bidang pengembangan talenta juga menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut. Melalui jaringan perusahaan anggota SUMU, terbuka peluang penyelenggaraan program magang, project-based learning, pengembangan kompetensi, serta kolaborasi antara mahasiswa dengan dunia industri guna meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan pasar kerja.

Selain itu, kedua belah pihak turut menjajaki berbagai peluang kerja sama lain, meliputi penyelenggaraan pelatihan, workshop, dan sertifikasi, penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat, pemanfaatan fasilitas laboratorium dan layanan profesional kampus bagi pelaku usaha, hingga pengembangan sponsorship dan kemitraan bisnis.

Menurut Tim Koordinator Daerah SUMU Jakarta Barat, Ocky Pradika Riadi, penjajakan kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, melainkan berlanjut pada implementasi program-program yang memiliki target, indikator keberhasilan, serta dampak yang terukur.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat dimulai dari beberapa program prioritas atau quick wins yang realistis untuk dijalankan bersama. Selanjutnya, program tersebut dapat dikembangkan secara bertahap menjadi ekosistem kolaborasi yang memberikan academic impact, business impact, dan social impact,” katanya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, SUMU Jakarta dan Universitas Al Azhar Indonesia akan mengidentifikasi kebutuhan serta kapabilitas masing-masing pihak, menetapkan program prioritas, sekaligus menyusun mekanisme koordinasi guna mempersiapkan implementasi berbagai program kolaborasi yang telah diinisiasi.

Melalui penjajakan kerja sama ini, SUMU Jakarta kembali menegaskan komitmennya untuk berperan sebagai strategic connector yang menghubungkan ekosistem pengusaha dengan perguruan tinggi, praktisi, industri, serta berbagai mitra strategis lainnya.

Kolaborasi antara SUMU Jakarta dan Universitas Al Azhar Indonesia diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem yang mendorong lahirnya inovasi, pengembangan talenta, kewirausahaan, dan solusi bisnis yang berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dari koneksi menuju kolaborasi, dari kolaborasi menuju dampak." (Soleh/Diko) 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menunjukkan komit....

Suara Muhammadiyah

15 April 2025

Berita

TULANG BAWANG, Suara Muhammadiyah — Universitas Megoe Pak Menggala yang sempat berhenti berope....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menyelenggarakan Rapat Kerja (R....

Suara Muhammadiyah

6 November 2023

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengaku dirinya ser....

Suara Muhammadiyah

20 December 2024

Berita

Tim PkM UAD Medorong Kesehatan Finansial UMKM dengan Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Analitik Tra....

Suara Muhammadiyah

29 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah