Susanti, Pengusaha Muhammadiyah Raih Penghargaan Bergengsi Hamengku Buwono IX

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

1481
Susanti, CEO dan Founder PathGen

Susanti, CEO dan Founder PathGen

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Susanti, CEO dan Founder PathGen, salah satu anggota dari Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) raih penghargaan bergengsi Anugerah Universitas Gadjah Mada bersamaan dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir yang juga memperoleh Anugerah Hamengku Buwono IX pada Bidang Pendidikan, Sosial, Politik, dan Kemanusiaan pada acara Rapat Terbuka, Peringatan Lustrum XV dan Dies Natalies ke-75 Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta pada (19/12/24).

Susanti memperoleh Anugerah Universitas Gadjah Mada di Bidang Patologi dan Farmakologi Molekuler pada Kanker. Melalui inovasi Molecular Profilling dan Precision Medicine, Susanti berhasil menjembatani hasil riset berkelas dunia dengan implementasi nyata di Indonesia.

Melalui PathGen, dia memimpin upaya transformasi layanan diagnostik kanker dengan mengadopsi teknologi berbasis Molecular Profiling. Teknologi ini mampu mengidentifikasi karakteristik molekuler spesifik pada sel kanker sehingga memungkinkan penerapan terapi berbasis Precision Medicine.

PathGen adalah perusahaan inovasi diagnostik kanker yang berfokus pada Molecular Profiling dan Precision Medicine. PathGen mengembangkan solusi yang memungkinkan diagnosis lebih cepat, akurat, dan inklusif, guna menciptakan ekosistem layanan kesehatan onkologi yang optimal di Indonesia.

Pada April 2024 lalu, didukung dan didampingi Sekretaris Jenderal Serikat Usaha Muhammadiyah (Sekjend SUMU) Ghufron Mustaqim, PathGen Diagonistik Teknologi atau PathGen, sebuah startup bioteknologi berhasil mendapatkan investasi seed funding dari Modal Ventura/Venture Capital (VC) terkemuka, yakni East Venture dan Royal Group sebanyak jutaan dolar AS.

“Kami senang menerima dukungan dari East Ventures dan Royal Group Indonesia. Kami yakin bahwa pendanaan ini akan mendukung misi kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mendemokratisasi solusi pengujian molekuler yang sesuai dengan konteks lokal,” kata Susanti Founder dan CEO PathGen.

Ia menyebut, untuk mendapatkan pendanaan seed funding dari Venture Capital tentu tidak mudah,  butuh banyak ilmu dan wawasan. “Saya mengawali usaha startup dengan minim pengetahuan, terutama mengenai investasi. Saya belajar banyak dengan berdiskusi dengan Mas Ghufron, terutama terkait dengan investasi pertama (seed funding) yang kami dapatkan untuk PathGen,” tambah Susanti.

Saat berdiskusi dengan Sekjend SUMU, lanjutnya, kami mendapatkan banyak masukan terkait dengan struktur investasi, bagaimana cara melobi dan bernegosiasi dengan investor, bahkan jauh sebelumnya bagaimana tips dan trik untuk meyakinkan investor untuk bisa ikut menanamkan modalnya di PathGen. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Kajen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Laz....

Suara Muhammadiyah

15 September 2023

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Konsolidasikan organisasi dan program kerja, Lembaga Lingkungan Hidu....

Suara Muhammadiyah

28 November 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Sulawesi Education and Techno Expo 2025 yang digelar oleh Lemba....

Suara Muhammadiyah

21 January 2025

Berita

Adakan Perlombaan Teselasi, Kirigami, dan Robotika BANGKA, Suara Muhammadiyah - Pada hari Jum&rsquo....

Suara Muhammadiyah

8 November 2024

Berita

METRO, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren (Pontren) Muhammadiyah At-tanwir adakan Kegiatan Forum ....

Suara Muhammadiyah

17 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah