Tak Lagi Membosankan, Gerakan ‘Gegem’ Transformasikan Pengajian Jadi Ajang Inspiratif Anak Muda

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

234
dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes

dr Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Ranting memang peranan substansial dalam gerak dakwah Muhammadiyah di akar rumput. Demikian dikemukakan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman.

“Kalau Ranting sudah tidak ada gerakan, tanda bahwa spirit Persyarikatannya sudah mulai luntur,” tegasnya.

Agus mengemukakan itu saat Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) ke-12 Muntilan, di Lapangan Volybal Gerangan, Sriwedari, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (16/6).

Lebih dalam lagi, Agus mendorong agar Ranting harus bisa menghidupkan pengajian. “Itu harus hidup,” tekannya.

Mengambil sampel, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Muntilan, terdapat program Gerakan Gerangan Mengaji (Gegem). Menariknya, pengajian ini dikategorisasikan sesuai kelompok.

“Yang muda-muda tempatnya sendiri, anak-anak TPA tempatnya sendiri. Itu luar biasa,” ujarnya.

Diakui kalau model pengajian disatupadukan antara anak-anak, anak muda, dan orang tua, yang tampak dipermukaan pengajian itu terkesan tidak menarik.

“Sebab orang tua zaman sekarang, jika diajak mengaji bersama anak muda, anak mudanya yang tidak ikut (mendengarkan) kasihan ustaznya. Saat mau menyampaikan materi pun menjadi bingung,” bebernya.

Lain halnya jika materi pengajian dikontekstualisasikan dengan anak muda, maka tampilan pengajian itu tidak kaku, beku, dan membosankan. Justru, lebih menarik dan menjadi ruang diskusi yang dinamis dan relevan sezamannya.

“Maka dari itu, ini luar biasa sekali. Anak muda dikumpulkan tersendiri. Lalu anak-anak dipisah sendiri, dan orang tua juga sendiri,” urai Agus.

Pengemasan pengajian seperti itu menjadi penting. Di samping mengajak anak muda mengisi pasokan spiritual, di saat yang sama mengurangi anak muda untuk menggulirkan layar gadget.

“Spirit Pengajian Gegem itu mengurangi exposure (keterpaparan) dari media atau yang sekarang ini orang-orang sebut sebagai smartphone,” katanya.

Di situlah titik temu dari Pengajian Gegem. Yang disebut Agus, penting untuk dijadikan inspirasi bagi Cabang dan Ranting di daerah-daerah lain. “Bagian yang tidak terpisahkan yang harus terus dibangun,” tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah - Pengendalian sampah plastik terus diupayakan seluruh warga SMK....

Suara Muhammadiyah

18 July 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Suara tepuk tangan membahana di koridor SMK Muhammadiyah 1 Semarang. ....

Suara Muhammadiyah

27 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui konferensi pers di Kantor....

Suara Muhammadiyah

12 February 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kekerasan terhadap perempuan dan kelompok rentan masih menjadi perso....

Suara Muhammadiyah

21 December 2025

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas menyelenggarakan Penyerahan Me....

Suara Muhammadiyah

22 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah