Tidak Perlu Ragu dengan Al-Qur’an karena Telah Terbukti Keautentikannya

Suara Muhammadiyah

19 March 2025

1405
Muhammad Ikhwan Ahada. Foto: Nadia (Magang)

Muhammad Ikhwan Ahada. Foto: Nadia (Magang)

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Muhammad Ikhwan Ahada hadir memberikan Pengajian Nuzulul Qur’an yang diadakan Suara Muhammadiyah di Lantai 3 Ballroom SM Tower Malioboro Yogyakarta, Rabu (19/3).

Ikhwan menceritakan proses kodifikasi Al-Qur’an telah dilakukan sejak zaman Rasulullah Saw. Pada awalnya, para sahabat seperti Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Amrin, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan sebagainya melakukannya melalui media pelepah kurma, daun lontar, lempengan tulang belikat, dan lainnya.

“Lalu dengan taufik dan taukidnya Rasulullah Saw, para sahabat ini mencoba untuk mengumpulkan menjadikan satu buku atau jilid. Kemudian kita bisa nikmati sekarang ini,” tuturnya.

Seiring berjalannya waktu, proses kodifikasi Al-Qur’an terus berkembang hingga saat ini, di mana Al-Qur’an tersusun secara sistematis dengan berbagai desain yang menarik. Yang teramat penting, kemurniannya (keautentikannya) tetap senantiasa terjaga dari dulu hingga kini bahkan sampai hari Kiamat kelak.

“Jadi kemurnian Al-Qur’an itu sudah dijamin oleh Allah. Allah turun langsung menjaga kemurnian Al-Qur’an, sehingga kita tidak perlu sangsi dan tidak perlu ragu merujuk kepada Al-Qur’an” ujarnya.

Ikhwan menyebut, Al-Qur’an punya nilai kemuliaan tertinggi. Karena Al-Qur’an diturunkan di bulan Ramadhan, dan lebih spesifik, pada hari Jumat (Sayyidul Ayyam). “Jumat adalah hari paling mulia bagi kita umat Islam,” ungkapnya.

Ditambah lagi, Nabi yang menerimanya pun sangat mulia, Muhammad Saw. “Disebut Sayyidul Anbiya Wal Mursalin, tuannya para Nabi dengan para Rasul. Di antara sekian Nabi dan Rasul yang Allah utus di muka bumi,” bebernya.

Dengan telah terbukti kemurniannya, Ikhwan mengajak untuk memaknai dan menghidupkan Al-Qur’an dalam setiap tarikan napas pergerakkan aktivitas sehari-hari. Ikhwan membocorkan kuncinya dengan membaca, menghayati, dan mengimplementasi seluruh kandungannya.

“Al-Qur’an itu multifaktor yang luar biasa. Siapa pun yang membaca, memahami maknanya, lalu kemudian mencoba merenungkan dan mengamalkan, maka peradaban Islam akan maju,” tegasnya yang juga Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Diawali makan siang dan pembagian door prize, acara pembukaan Semar....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen kembali menggelar Perkemahan Keluarga Besar ....

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

Berita

KAIRO, Suara Muhammadiyah - Kedutaan Besar LBBP RI untuk Mesir, Drs. Lutfi Rauf, didampingi Sek....

Suara Muhammadiyah

30 January 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ribuan mahasiswa dan pengguna jalan padati halaman kampus Universitas....

Suara Muhammadiyah

23 March 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Berjuang di generasi milenial maka mencari terobosan dengan dakwa....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah