ToPP GreenAbility Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Sinergi dan Asesmen

Publish

18 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
86
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah – Sebagai langkah nyata dalam membumikan nilai-nilai inklusivitas, Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar agenda strategis bertajuk “Silaturahmi dan Asesmen ToPP (Together for Planet and People) GreenAbility.” Acara yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bojonegoro dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro, para penggerak lingkungan, perwakilan kelompok difabel ‘Aisyiyah, serta perwakilan komunitas lokal.

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan capaian program serta mempererat jejaring antarelemen masyarakat dalam mendukung gerakan ekonomi hijau yang berkelanjutan dan ramah terhadap kelompok rentan.

Dalam sambutannya, Drs. H. Suwito, M.Si. selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini dan turut bangga Kabupaten Bojonegoro telah terpilih sebagai salah satu daerah yang menerima program.

Selanjutnya, Manajer Program ToPP GreenAbility Eco Bhinneka Muhammadiyah, Intan Mustikasari, memaparkan sekaligus mengenalkan program ini kepada seluruh audiens yang hadir.

Kegiatan ini juga menyoroti kolaborasi erat antara Muhammadiyah-‘Aisyiyah dengan mitra strategis lainnya. Visualisasi program yang ditampilkan menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan ekosistem yang mandiri secara ekonomi. Namun tetap menjaga kelestarian ekologis.

“Kami segenap Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro menyambut dengan gembira kehadiran Program ToPP GreenAbility Eco Bhinneka Muhammadiyah ini. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagi pihak dalam menjalankan program, terutama dalam kaitannya dengan pemberdayaan dan pendampingan kelompok rentan,” ujar Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro, Hj. Zuliyatin Lailiyah, S.Pd.I, dalam amanatnya saat membuka kegiatan. 

Asesmen dilakukan dengan metode wawancara dan mini Focus Group Discussion yang diikuti oleh multistakeholder, mulai dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, Balai Sakinah ‘Aisyiyah Difabel, Komunitas budaya, sosial-kemanusiaan lokal, dan organisasi lintas iman.

Hasil dari asesmen ini akan disusun menjadi sebuah dokumen rekomendasi yang akan menjadi panduan teknis pelaksanaan program GreenAbility pada tahap berikutnya. Eco Bhinneka Muhammadiyah berharap semangat "Hijau, Inklusi, dan Multifaith" ini dapat terus bergaung dan menjadi inspirasi bagi organisasi lainnya.

Asesmen Langsung Lapangan

Dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas program, Eco Bhinneka Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi dan Asesmen ToPP (Together for People and Planet) GreenAbility. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kolaborasi.

Rangkaian asesmen juga dilanjutkan dengan kunjungan dan penilaian langsung di desa dampingan program pada Ahad, 15 Februari 2026. Adapun desa dampingan program ini adalah Desa Margomulyo Kecamatan Balen dan Desa Panjang Kecamatan Kedungadem.

Tim melakukan observasi lapangan, berdialog dengan penerima manfaat, serta meninjau implementasi kegiatan yang telah berjalan. Agenda ini menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran nyata tentang dampak program serta memastikan pendekatan yang digunakan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Acara diawali dengan sesi perkenalan dan silaturahmi sebagai ruang mempererat hubungan antara fasilitator nasional, fasilitator daerah, dan unsur-unsur yang terlibat. 

Dalam pengantarnya, Ina Afrina Faiqotun Nisa selaku PIC Program GreenAbility Eco Bhinneka Muhammadiyah Bojonegoro menyampaikan bahwa proses asesmen lapangan ini merupakan wujud komitmen GreenAbility dalam menghadirkan program yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Masukan dari kelompok dampingan menjadi dasar penting dalam pelaksanaan program ke depan.

Pada sesi asesmen peserta berbagi pengalaman terkait aktivitas dan pelaksanaan kegiatan, capaian yang telah diraih, serta tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. 

Selain itu, Asesmen ini juga bertujuan untuk menilai kesesuaian antara perencanaan dan praktik di lapangan, sekaligus mengidentifikasi peluang penguatan strategi program agar lebih efektif dan berdampak.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi demi terwujudnya masyarakat yang berdaya, peduli lingkungan, serta menjunjung nilai keberagaman.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, ,Suara Muhammadiyah - Majelis Taklim Al Barokah PRM Maguwoharjo Selatan menggelar pengajian ....

Suara Muhammadiyah

6 August 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Gaya ceramahnya nyentrik dan tak pernah kehabisan ide segar. Di atas mi....

Suara Muhammadiyah

16 November 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan....

Suara Muhammadiyah

24 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) 1205 Kota Yogyakarta menggelar Ku....

Suara Muhammadiyah

7 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menerima kunjungan silatur....

Suara Muhammadiyah

23 January 2024