UM Bandung dan Universiti Malaysia Perlis Perkuat Jalinan Kolaborasi Internasional

Publish

15 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
719
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung dalam usianya yang ke-9 terus meningkatkan jalinan kerja sama dengan berbagai kampus luar negeri. Kali ini kerja sama dilakukan dengan Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP).

Kedua lembaga pendidikan ini secara resmi menandatangani naskah kerja sama di kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Sabtu (13/09/2025). Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menyampaikan apresiasi mendalam atas terjalinnya kemitraan ini. Menurut Rektor, kerja sama seperti ini sangat positif untuk kedua kampus.

Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak sekadar upaya meningkatkan peringkat atau menambah catatan kiprah internasional. Namun, bagian dari pelaksanaan visi dan misi persyarikatan Muhammadiyah.

”Saya juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama yang insyaallah kita rintis. Bagi UM Bandung ini adalah kesempatan untuk menggarap tantangan-tantangan internasionalisasi," ucapnya.

Menurut Rektor, kolaborasi kedua perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat menemukan titik temu kepakaran masing-masing dalam menghadapi tantangan global.

”Mencari titik temu, tantangan kita ke depan, dan solusi yang dapat kita hadirkan tentu harus dilakukan dengan pendekatan multidisiplin hingga lintas negara. Insyaallah kerja sama bangsa-bangsa serumpun seperti Indonesia dan Malaysia dapat mencerahkan dunia,” jelas Herry.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi riset dan pengembangan akademik yang dapat menghadirkan solusi konkret atas berbagai isu regional ataupun global, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.

”Mudah-mudahan dapat dicari benang merah kepakaran dari UNIMAP dan UM Bandung. Bersama-sama kita bergandengan tangan menghadirkan solusi dan memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan,” tandasnya.

Deputy Vice Chancellor Academic & International UNIMAP Mohd Shukry Abdul Majid mengatakan bahwa kerja sama ini dilakukan secara meluas, terutama dalam bidang akademik. Ia mengatakan, dosen di UM Bandung dapat berkuliah di UNIMAP. ”Dosen-dosen dapat melanjutkan perkuliah di tingkat S2 dan S3 di UNIMAP dengan pengurangan biaya secara berkelompok tentunya,” ungkap Shukry.

Tidak hanya itu, kedua kampus juga akan menjalankan program double degree bagi para mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan magister ataupun doktor. ”Artinya, kita bisa mendapatkan gelar ganda. Mahasiswa bisa mendaftar dan bisa kuliah di Bandung dan mungkin perlu kuliah di UNIMAP selama satu semester. Hingga ketika lulus nanti akan mendapatkan dua gelar dari UM Bandung dan gelar dari UNIMAP,” tegasnya.

Selain itu, kedua kampus ini juga nantinya akan menjalankan kolaborasi dalam program tingkat proyek komunitas. ”Semisal saja program USR yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan atau mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs antara Malaysia dan Indonesia,” tutupnya.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Sebanyak enam murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo b....

Suara Muhammadiyah

9 September 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Ahad, 28 Januari 2024, Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembin....

Suara Muhammadiyah

29 January 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Untuk kali pertama, gelaran multi olahraga Muhammadiyah Sport Compet....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wi....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Di tengah gegap gempita perkembangan teknologi global, Universi....

Suara Muhammadiyah

26 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah