UMM Dukung SDGs Malalui Inovasi JasMerahMob Dinamis

Publish

11 September 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1146
UMM

UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) senantiasa ditunggu oleh banyak khalayak. Bukan hanya oleh mahasiswa baru UMM, tapi juga masyarakat dan mahasiswa kampus lain. Hal itu berkat banyaknya kejutan dan kretivitas berbeda tiap tahunnya.

Di 2023, inovasi baru kembali ditampilkan dalam pembukaan Pesmaba UMM. Jika tahun lalu menyuguhkan jasmob dan flashmob secara statis, maka di 2023 ini 6.000 mahasiswa UMM memberikan sentuhan unik, yakni jas merah mob yang dinamis. Jadi, gerakan yang ada memungkinkan formasi dapat bergerak dengan motion.

Jas Merah Mob ini juga unik dan berbeda karena tidak menggunakan kertas atau paper. Para maba hanya menggunakan warna pada topi serta almamater yang dikenakan. Hal ini tentu menjadi cara UMM untuk mendukung gerakan green and clean dalam bidang lingkungan.

Pesan-pesan yang diberikan beragam dan bermakna dalam, utamanya terkait Sustainable Development Goals (SDGs). Bahkan menampilan semua 17 logo SDGs yang menjadi target dunia. Ini juga mengukuhkan UMM sebagai kampus yang mendukung penuh upaya mencapai target-target tersebut.

Rektor UMM Prof. Dr. Fauzan, M.Pd mengatakan konsep ini mempertegas kepada masyarakat bahwa UMM terus berupaya merealisasikan SDGs untuk kemajuan bangsa. Apalagi selama ini Kampus Putih juga turut serta aktif dalam berbagai poin penting SDGs, seperti bidang pangan, energi, air, dan bidang lainnya.

Fauzan juga mengatakan bahwa Pesmaba merupakan suatu yang penting sebagia pondasi awal mahasiswa. Bagaimana mereka bisa meraih potensi dan mendalami passion masing-masing. Sehingga pada akhirnya juga akan memberikan kontribusi dan solusi bagi masyarakat luas.

Belasan formasi tersebut tak lepas dari koordinator JasMerahMob, Jamroji, S.Sos, M.Comms. Ia mengatakan ada 32 formasi yang sukses diperagakan oleh lebih dari 6.000 mahasiswa baru UMM. Ada formasi yang membentuk tulisan generasi tangguh, logo asean, logo SDGs, Center for Future Work, UMM Pasti, No Poverty, dan berbagai bentuk lainnya. Jumlah formasi yang banyak memang memberikan tantangan dan kesulitan tersendiri untuk Jamroji dan tim.

 

“Kami harus membuat kode-kode khusus di lapangan yang mana memungkinkan gerakan dinamis. Sehingga saat ditayangkan, gambar bisa bergerak dan tidak patah-patah. Alhamdulillah, mahasiswa baru, tim, dan voluunter bisa bersama-sama kompak dalam menjalankan tiap gambar yang ada,” pungkas dosen Ilmu Komunikasi tersebut. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATAM, Suara Muhammadiyah - Pemukiman dan warga tercatat telah ada sejak 1834, tempat tinggal dan ....

Suara Muhammadiyah

13 September 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Balai Sidang Muktamar 47 Kampus Universitas Muhammadiyah (Unism....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Rabu, 17 September 2025 menjadi hari yang penuh keceriaan bagi siswa....

Suara Muhammadiyah

18 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi tuan rumah ....

Suara Muhammadiyah

27 September 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melaku....

Suara Muhammadiyah

31 July 2025