PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Kajian Tematik Ramadhan 1447 Hijriyah sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta pemahaman keislaman seluruh civitas akademika di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa Umri.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pimpinan Umri mengimbau seluruh civitas akademika untuk menunaikan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan serta menghidupkan Ramadhan melalui kegiatan Tadarus Al-Qur’an dan partisipasi aktif dalam Kajian Tematik Ramadhan.
Kajian Tematik Ramadhan 1447 H. di Umri ini, dilaksanakan sebelum Shalat Zuhur berjamaah, setiap Senin hingga Kamis, mulai pekan ke-II sampai dengan pekan ke-IV selama bulan Ramadhan. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Baitul Hikmah kampus Umri.
Adapun tema yang diangkat pada setiap pekan meliputi: pekan kedua Ramadhan dengan tema Fiqih Puasa yang disampaikan oleh Ziyan Al Ghafari, Lc MA.; pekan ketiga mengusung tema Adab bersama Dr Salman, SUd MPdI.; serta pekan keempat membahas Fiqih Siroh dengan narasumber Dr Deprizon, SPdI MPdI.
Selain kajian tematik, Umri juga menggiatkan Tadarus Al-Qur’an di seluruh unit kerja selama bulan Ramadhan. Setiap unit diwajibkan mengkhatamkan Al-Qur’an minimal dua kali sebagai bentuk komitmen bersama dalam memakmurkan bulan suci.
Dalam keterangannya, Rektor Umri Dr Saidul Amin, MA., menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan pembinaan akhlak di lingkungan kampus.
“Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi madrasah ruhiyah yang membentuk karakter insan akademik yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Melalui Kajian Tematik ini, diharapkan seluruh civitas akademika dapat memperdalam pemahaman keislaman sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Umri, Prof Dr Jufrizal Syahri, MSi., di tempat terpisah berharap kegiatan Ramadhan ini dapat semakin memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus.
“Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan di kampus Umri tidak hanya menjadi forum keilmuan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat kolaborasi antarunit. Target khatam Al-Qur’an minimal dua kali di setiap unit menjadi wujud komitmen kolektif dalam menghidupkan Ramadhan secara bersama-sama,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Umri kembali menegaskan komitmennya dalam membangun atmosfer kampus yang religius, harmonis, serta berorientasi pada pembentukan generasi unggul yang berlandaskan nilai-nilai Islam. (Muhansir)

