UMRI Lepas 2.093 Mahasiswa KKN 2026

Suara Muhammadiyah

27 July 2026

580
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Jadilah Duta Persyarikatan dan Siap Mengabdi di Dalam dan Luar Negeri

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) secara resmi melepas 2.093 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 pada Senin (27/7/2026) pagi di halaman Kampus Utama Umri. Pelepasan tersebut menjadi awal pengabdian mahasiswa yang akan diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia hingga ke luar negeri sebagai bagian dari implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Umri, Dr Aidil Haris, SSos MSi., dalam laporannya menyampaikan bahwa KKN UMRI 2026 diikuti oleh 2.093 mahasiswa yang terbagi ke dalam beberapa skema pelaksanaan. Sebanyak 23 mahasiswa mengikuti KKN Muhammadiyah–'Aisyiyah (MAS) PTMA di Universitas Muhammadiyah Malang. 20 mahasiswa mengikuti KKN Internasional di Malaysia melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kuala Lumpur, dan satu mahasiswa melaksanakan KKN di Arab Saudi.

Selain itu, sebanyak 48 mahasiswa diterjunkan ke dalam empat kelompok KKN di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Adapun 2.001 mahasiswa lainnya mengikuti KKN Reguler yang tersebar di Kota Pekanbaru serta sejumlah kabupaten di Provinsi Riau, yakni Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.

Dalam arahannya, Dr Aidil Haris mengingatkan seluruh peserta agar mampu menjadi pelopor Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat menghidupkan kegiatan keagamaan melalui gerakan salat berjamaah di masjid serta program Maghrib Mengaji di masjid maupun musala di lokasi KKN.

"Mahasiswa KKN Umri harus menjadi pelopor Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di tengah masyarakat, mulai dari menggerakkan salat berjamaah hingga program Maghrib Mengaji di masjid dan musala," ujarnya.

Ia juga meminta mahasiswa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) maupun Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di lokasi KKN guna menghidupkan aktivitas Persyarikatan. Selain itu, peserta diminta menghormati budaya setempat, menjaga marwah dan nama baik Umri melalui sikap dan tutur kata yang santun, serta menjadi duta promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Umri.

"Kami berharap seluruh peserta mampu menjalin koordinasi dengan Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah, menghormati budaya setempat, menjaga marwah Umri melalui sikap dan tutur kata yang baik, serta menjadi duta promosi Umri di tengah masyarakat," pesannya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Umri, Prof Dr Jufrizal Syahri, MSi., menegaskan bahwa KKN UMRI 2026 merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama di bangku kuliah sehingga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, setiap peserta KKN merupakan representasi kampus sekaligus duta Persyarikatan Muhammadiyah yang harus senantiasa menjaga nama baik institusi.

"KKN adalah momentum bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan ilmu yang dimiliki agar mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat. Jadilah representasi terbaik Umri dan Persyarikatan Muhammadiyah," tegasnya.

Prof Jufrizal juga berpesan agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan, menjaga etika, menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta mengutamakan keselamatan dan kedisiplinan selama menjalankan KKN.

"Jagalah etika, disiplin, keselamatan, dan kemampuan beradaptasi dengan masyarakat. Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus menjadi pembeda yang tercermin dalam setiap program kerja dan pengabdian mahasiswa," harapnya.

Kepada dosen pembimbing lapangan (DPL), ia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan mahasiswa serta memastikan seluruh kegiatan KKN berjalan sesuai dengan tujuan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Menurutnya, nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus menjadi ciri khas yang membedakan mahasiswa Umri dari perguruan tinggi lain dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Tampak hadir dalam pelepasan mahasiswa KKN UMRI 2026, seluruh Wakil Rektor, Badan Pembina Harian (BPH), Dekan Fakultas, Direktur Sekolah Pascasarja, Kepala Biro, Pimpinan Lembaga, Unit, dan Kantor, Dosen Pembimbing Lapangan, serta Mahasiswa KKN di lingkungan Umri.

Melalui pelaksanaan KKN 2026 ini, Umri berharap seluruh mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, memperkuat eksistensi Persyarikatan Muhammadiyah di wilayah pengabdian, serta membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Riau melalui karya, etika, dan dedikasi selama menjalankan KKN. (Muhansir)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara melalui Lembaga Budaya, S....

Suara Muhammadiyah

29 March 2024

Berita

Kelompok Usia 10 Tingkat DIY YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim sepak bola putri SD Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

28 October 2024

Berita

LANGKAT, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kesehatan Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tel....

Suara Muhammadiyah

3 November 2023

Berita

TANGGAMUS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Provinsi Lampung mengad....

Suara Muhammadiyah

15 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tim Film Muhi Broadcasting Class (MBC) SMK Muhammadiyah 1 Yog....

Suara Muhammadiyah

16 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah