UMY Dukung Eduwisata Desa, Hibah Domba dan Mesin Pakan untuk Ngunut Kidul

Suara Muhammadiyah

25 February 2025

1251
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Dusun Ngunut Kidul, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, semakin mengukuhkan potensinya dalam sektor peternakan dan pertanian. Dengan memanfaatkan sumur bor dan lahan luas, masyarakat telah mengembangkan usaha pertanian, termasuk pengolahan daun kelor menjadi produk makanan dan minuman unggulan.

Melanjutkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Tim Pengabdian PPM Internasional Reguler menyalurkan hibah berupa enam ekor kambing dan domba serta satu unit mesin cooper untuk pengolahan pakan. Program ini bertujuan memperkuat sektor peternakan sekaligus mendorong pengembangan Eduwisata berbasis pertanian dan peternakan di Ngunut Kidul.

Ketua Tim Pengabdian, Dyah Mutiarin, menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara masyarakat dan pemerintah setempat. “Kolaborasi dan keterbukaan dari pemerintah kalurahan menjadi faktor utama dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat,” ujarnya saat membuka acara seremonial pengabdian pada Minggu (23/02/2025).

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Lurah Kalurahan Kelor, Suratman, yang mengapresiasi peran UMY dalam mengembangkan potensi lokal. “Kalurahan Kelor memang tidak memiliki wisata alam seperti gunung atau sungai besar, tetapi kami memiliki pertanian dan peternakan yang bisa dioptimalkan untuk Eduwisata,” ungkapnya. Ia juga berharap adanya pendampingan dari UMY dalam penyusunan masterplan pengelolaan wisata dan ekonomi desa.

Ketua Kelompok Peternak, Subarjono, menekankan pentingnya pengelolaan potensi ekonomi desa terkhusus di sektor peternakan dilakukan dengan berbasis kelompok agar hasil lebih optimal. “Saat ini kami masih mengelola secara tradisional dan mandiri. Dengan pendampingan yang tepat, target kami dalam dua tahun ke depan adalah setiap anggota memiliki 10 ekor domba atau kambing,” jelasnya dengan optimis.

Acara ini juga menghadirkan Satria Aji, pemilik Bumi Kayangan Farm, yang memberikan pelatihan mengenai strategi pengelolaan ternak, prospek bisnis berkelanjutan, serta pemasaran yang melampaui pasar lokal. Dengan adanya sinergi antara UMY, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan Ngunut Kidul dapat berkembang menjadi desa berbasis Eduwisata yang mandiri dan berdaya saing.

Dengan langkah nyata ini, pengembangan ekonomi lokal berbasis pertanian dan peternakan semakin terbuka lebar, dengan menjadikan Ngunut Kidul sebagai contoh sukses revitalisasi potensi desa. (n)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk meneguhkan di....

Suara Muhammadiyah

20 November 2025

Berita

PURWAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus memperkuat komitm....

Suara Muhammadiyah

8 November 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Hendar Riya....

Suara Muhammadiyah

2 December 2024

Berita

Kuliah Umum Perdana Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) den....

Suara Muhammadiyah

16 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tema besar Suara Muhammadiyah selama bulan Ramadhan 1446 H/2025 ada....

Suara Muhammadiyah

14 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah