Unismuh Buka Pendaftaran Prodi S1 dan Profesi Kebidanan

Publish

17 October 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1642
Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi membuka Program Studi Kebidanan (S-1) dan Pendidikan Profesi Bidan. Pendaftaran untuk kedua prodi ini dibuka mulai Rabu - Kamis (16-31/10).

Program S-1 Kebidanan menggunakan sistem seleksi berdasarkan nilai rapor, sedangkan Pendidikan Profesi Bidan menyeleksi peserta berdasarkan nilai ijazah S-1 Kebidanan. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp 250.000, dengan biaya kuliah sebesar Rp 5 juta per semester dan biaya pembangunan Rp 7 juta untuk program sarjana. Sementara biaya kuliah program profesi kebidanan sebesar Rp 6 juta per semester, dengan biaya pembangunan Rp 8 juta. 

Perkuliahan akan berlangsung di Kampus Alauddin dan gedung FKIK di belakang Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Makassar, Jl Tun abd Razak, Gowa.

Hal itu disampaikan Kaprodi D3 Kebidanan Unismuh Daswati SST., MKes, Rabu, (16/10) di Kampus Unismuh Makassar.

Dia mengungkapkan rasa syukur atas izin pembukaan program studi tersebut. "Ini menunjukkan bahwa kami dapat mengambil peran penting dalam peningkatan dan pengembangan pendidikan berkelanjutan bagi teman-teman bidan," ujarnya.

Daswati menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan AIPKIND dan IBI agar proses perkuliahan berjalan sesuai koridor yang ditetapkan oleh pemerintah.

Daswati optimistis bahwa dengan visi "Menjadi program studi profesi bidan yang menghasilkan lulusan Islami, Terpercaya, dan Unggul dalam upaya preventif kegawatdaruratan kebidanan berbasis pemanfaatan teknologi," program ini dapat menjawab tantangan dan harapan masyarakat. 

"Kami ingin lulusan Kebidanan Unismuh dapat berkontribusi dalam pembangunan kesehatan regional dan nasional, khususnya di Sulawesi Selatan," tambahnya. 

Kerja sama juga diperkuat dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan berbagai puskesmas serta rumah sakit, termasuk RS Muhammadiyah di Makassar dan Gowa, untuk menunjang pembelajaran klinik.

Target jangka pendek dari program ini adalah menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan standar nasional perguruan tinggi. "Target jangka panjangnya adalah meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan sarana pendidikan agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat dan stakeholder," ungkap Daswati. 

Meski pengembangan internasional menjadi tantangan, Daswati melihatnya sebagai peluang untuk terus meningkatkan kualitas program. "Kami yakin, dengan pemanfaatan teknologi dan upaya berkelanjutan, program ini akan membawa manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (Hadi/Fab)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republ....

Suara Muhammadiyah

19 August 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sambutan dan ucapan selamat Idulfitri 1447 H disampaikan dalam rangkai....

Suara Muhammadiyah

1 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sejak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasm....

Suara Muhammadiyah

28 August 2025

Berita

AMBON, Suara Muhammadiyah – Krisis ekologis yang semakin akut dan menyebabkan dampak buruk bag....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Sukoharjo mengadakan S....

Suara Muhammadiyah

20 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah