YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman mewisuda sebanyak 1591 siswa tahfidz SMP Muhammadiyah se-kabupaten Sleman.
"Mohon doanya sehingga anak-anakku ini nanti menjadi penghafal Qur'an menjadi lengkap 30 juz," ujar Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PDM Kabupaten Sleman, Selasa (17/2) saat Wisuda Akbar Baca Tulis Hafal Al-Qur'an SMP Muhammadiyah se-kabupaten Sleman Angkatan VI di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Sekretaris PDM Kabupaten Sleman Arif Mahfudz menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengajarkan, dan membimbing serta mendidik para siswanya, sehingga bisa menjadi penghafal Al-Qur'an.
"Semoga pahala dari para bapak ibu guru, para pendamping, para ustadz-ustadzah senantiasa diridhoi oleh Allah," tuturnya.
Bersamaan dengan itu, ia juga berpesan kepada wisudawan tahfidz agar senantiasa menjaga Al-Qur'an. Tidak hanya sekadar dibaca dan dihafalkan.
"Tapi juga diimplementasikan dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai Al-Qur'an yang senantiasa berada di sanubari adik-adik sekalian," katanya.
Disebutnya lagi, kehidupan kontemporer sarat dengan kompleksitas. Terlebih-lebih dalam landscape anak muda, yang dipandangnya mulai ada kerenggangan dengan Al-Qur'an.
"Sehingga marilah kita ajarkan, kita santuni anak-anak kita dengan santunan agama," menekankan jelang memasuki bulan Ramadhan, niscaya makin besar atensi kepada Al-Qur'an.
"Dengan kita mendekatkan diri kepada Allah, Insyaallah berbagai problematika remaja, minuman keras, klitih, kenakalan remaja, akan bisa kita tangani dengan baik," tuturnya.
Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PWM DIY Achmad Muhammad mengajak untuk bercengkerama dengan Al-Qur'an. Apalagi, di bulan Ramadhan yang menjadi bulan diturunkannya Al-Qur'an.
"Jangan letih Ananda sekalian menjaga Al-Qur'an sepanjang masa," bebernya, mengharapkan agar bisa membingkai dalam kehidupan sehari-hari.
"Merekalah generasi penerus kita, merekalah Qurrota A'yun yang menyejukkan pandangan hati kita dalam kehidupan, dan insyaallah kita akan bersama di Jannatun Na'im karena rahmat dan berkah Allah," jelasnya.
Bupati Kabupaten Sleman Harda Kiswaya sangat bangga dengan capaian positif para siswa yang diwisuda. Baginya, untuk mencapai pada titik itu, perlu ketekunan, kerja keras, dan komitmen yang kuat.
"Jadikan Al-Qur'an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, dan kepedulian sosial tumbuh kuat dalam diri kalian," tandasnya. (Cris)

