Wujudkan Indonesia Ramah Difabel Melalui Pendidikan Inklusi

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

1272
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CIPUTAT, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU) akan menyelengarakan Ramadhan Inklusi 2025 dengan rangkaian acara Sosialisasi Kebijakan Pendidikan Inklusi dan Buka Puasa Bersama 1000 Difabel serta Mudik Ramah Difabel, Ahad (23/3).

Dengan mengusung tema kegiatan “Bertaqwa dan Berdaya, Indonesia Ramah Difabel”. Ramadhan Inklusi 2025 didukung pula oleh LAZISMU Pusat, Bank Syariah Indonesia, BAZNAS, Bank BCA dan Bank Panin Dubai Syariah.

Ramadhan Inklusi 2025 merupakan kegiatan rutin tahunan yang diinisiasi oleh MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam mengadvokasi pemerintah, pihak swasta dan masyarakat luas untuk menciptakan lingkungan pendukung yang lebih kondusif bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Khususnya penguatan kesejahteraan sosial seperti pengembangan ekonomi dan akses transportasi publik.

Agenda kegiatan penting dalam Ramadhan Inklusi 2025 ini meliputi pemberian 1000 paket sembako, 500 zakat fitrah dan 150 paket Mudik Ramah Difabel.

Pada acara Buka Puasa Bersama 1000 Difabel bertempat di Gedung Cendikia Universitas Muhammadiyah Jakarta, Staff Ahli Menteri Bidang Pengembangan Manajemen dan Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Mariman Darto sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Pusat Muhamamdiyah, turut menyampaikan.

“Pendidikan khusus merupakan Pendidikan bagi murid yang memiliki Tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, sosial dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa,” ujarnya.

Dalam paparannya, Mariman menambahkan terkait tantangan pendidikan inklusif dari segi partisipasi dan segi kualitas. Seperti terjadi diskiriminasi, belum ramah anak, banyak anak belum terakomodasi, pembelajaran disekola semata-mata untuk menyelesaikan kurikulu dan keberagaman kurang diperhatikan.

Mariman juga menambahkan pesan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. “Gerakan ini tidak bisa sendiri, seluruh pemangku kepentingan harus terlibat kolaborasi," imbuhnya.

Muhammadiyah memberikan komitmen dan dukungan penuh kepada para difabel Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman.

Terakhir, Vice President Bank BCA, Endang Sri Kuncorowati berkesempatan hadir bersama dengan para mitra lainnya menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada para peserta difabel. Hal ini merupakan bentuk komitemen dan kepedulian dari Bank BCA dan pihak swasta terhadap para difabel Indonesia. (Tia)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus menum....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Penguatan Cabang dan Ranting menjadi salah satu kunci penting da....

Suara Muhammadiyah

22 August 2026

Berita

JEMBER, Suara Muhammadiyah –Di tengah menurunnya minat mahasiswa untuk berorganisasi, Ikatan M....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

PAPUA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya memperkuat dan membentuk karakter Islami. Panti Asuhan....

Suara Muhammadiyah

18 January 2025

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - Rombongan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWA Kalteng....

Suara Muhammadiyah

22 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah