Wujudkan Pesantren Mandiri, MBS Zam-Zam Ajak Santri Tanam Bibit Pepaya

Suara Muhammadiyah

14 September 2024

1496
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah –  MBS Zam-Zam miliki aset tanah seluas 10 hektar, baik dari wakaf ataupun hasil pembelian dengan rincian 3 hektar yang sudah dibangun dan 7 hektar yang belum dibangun. Pada tahun ini, tanah tersebut diproyeksikan sebagai lahan produktif seperto ditanami buah-buahan dan padi. Hal itu disampaikan Direktur MBS Zam-Zam, Ustadz Arif Fauzi, Lc, MPd, seusai melakukan penanaman perdana bibit Pepaya California, Jum’at (13/9) di salah satu lahan di wilayah Desa Pernasidi, Cilongok, Banyumas.

Perwakilan Badan Pembina Pesantren, Drs Agus Miftah dan Ir Wahyudianto bersama Direktur mengawali kegiatan menanam 200 batang bibit di media tanam yang telah dipersiapkan, kemudian dilanjutkan oleh sejumlah perwakilan santri dari SMP MBS Zam-Zam yang dikawal langsung oleh Wakil Kepala Kesiswaan, Shofiana Hikmah, SPdI serta guru pendamping.

“Kegiatan ini untuk medorong para santri agar memiliki jiwa entrepreneur, sebagaimana menjadi visi MBS Zam-Zam yang salah satunya menjadikan santri mandiri, memberikan manfaat untuk dirinya serta bagi umat. Maka kita ajari mereka untuk bertanam buah-buahan ataupun tanaman yang bermanfaat. Langkah awal ini yang menjadi program MBS Zam-Zam adalah menanam bibit pepaya california. Insya Allah berikutnya akan menanam bibit melon kemudian duren,” imbuhnya.

Terdapat tiga lokasi tanah wakaf yang sudah menjadi milik MBS Zam-Zam. Pada tahun ini, lahan tersebut diproyeksikan menjadi tanah wakaf yang produktif. Selagi belum dibangun untuk pengembangan pesantren, akan digunakan untuk mendukung program kemandirian pesantren sekaligus sebagai sarana belajar santri dalam hal edukasi di sektor agrobisnis.

"Mudah-mudahan dari hasil upaya ini dapat dimanfaatkan untuk santri dan kepentingan yang lebih luas lagi,” tuturnya.

Wahyudianto menambahkan pada tanam perdana ini sebanyak 170 batang bibit Pepaya California. Menurutnya, hal ini dipilih karena memiliki beberapa keunggulan. “Keunggulan dari jenis pepaya ini karena relatif lebih cepat dipanen dan pohonnya lebih pendek dibanding jenis pepaya lain. Selain itu bisa dimanfaatkan baik secara ekonomi maupun untuk dikonsumsi,” terangnya.

Sebelumnya, beliau menjelaskan kepada para santri cara penanaman di atas lahan yang sudah dipersiapkan serta bagaimana proses perawatan dan pemupukannya. (Hmd/Kiky)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LUMAJANG, Suara Muhammadiyah - Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, diarahkan menjadi Desa Zero Waste ber....

Suara Muhammadiyah

12 September 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - BTM AN Nikmah Surya Kotagede menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan....

Suara Muhammadiyah

21 February 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai salah satu bentuk pelaksanaan program Pilar Pendidikan, Lazism....

Suara Muhammadiyah

14 December 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

4 August 2026

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pimpinan Daera....

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah