Angkat Potensi Lokal, KKN-MAs Hadirkan Inovasi Pestisida Nabati Daun Cengkeh

Suara Muhammadiyah

27 August 2026

160
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MALANG, Suara Muhammadiyah — Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ’Aisyiyah (KKN MAs) se-Indonesia Kelompok 39 menghadirkan inovasi baru berupa pemanfaatan daun cengkeh lokal menjadi pestisida nabati ramah lingkungan di Dusun Codo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Rabu (26/08/2026). Kegiatan ini diselenggarakan bersama Karang Taruna Dusun Codo sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal sekaligus memperkenalkan keterampilan pengolahan bahan alami yang dapat dikembangkan oleh generasi muda di lingkungan pedesaan.

Pemanfaatan daun cengkeh dipilih karena ketersediaannya yang cukup melimpah di lingkungan Dusun Codo. Selain mudah ditemukan, daun cengkeh memiliki kandungan senyawa alami yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan pestisida nabati untuk mendukung pengelolaan tanaman sekaligus menjadi alternatif pemanfaatan sumber daya alam yang lebih bernilai guna.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN MAs Kelompok 39 tidak hanya memberikan sosialisasi teori, tetapi juga mengajak anggota Karang Taruna Dusun Codo untuk mengikuti praktik secara langsung. Proses edukasi dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan bahan dasar, teknik pengolahan, proses ekstraksi, hingga penjelasan mengenai cara pengaplikasian produk pada tanaman secara tepat.

“Inovasi ini dirancang agar mudah dipahami dan dapat dikembangkan secara mandiri oleh anggota Karang Taruna. Daun cengkeh yang sebelumnya belum dioptimalkan secara maksimal kini dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna. Kami ingin memastikan bahwa peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis serta keterampilan yang dapat dikembangkan kembali di lingkungan mereka,” ujar perwakilan mahasiswa KKN MAs Kelompok 39.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa berupaya mendorong peran aktif generasi muda melalui Karang Taruna dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas dan kepedulian generasi muda terhadap pemanfaatan sumber daya alam lokal sekaligus membuka peluang lahirnya berbagai inovasi sederhana yang dapat dikembangkan di tingkat dusun.

Respons Positif Karang Taruna: Dorong Kreativitas dan Pemanfaatan Potensi Lokal

Pengenalan pestisida nabati dari daun cengkeh menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang memberikan pengalaman baru bagi anggota Karang Taruna Dusun Codo. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada alternatif pemanfaatan bahan alami yang tersedia di sekitar lingkungan menjadi produk yang lebih bernilai guna.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi anggota Karang Taruna untuk belajar secara langsung mengenai proses pengolahan bahan alami. Selain menambah wawasan, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan berbagai kegiatan produktif berbasis potensi lokal di masa mendatang.

Salah seorang perwakilan Karang Taruna Dusun Codo menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN MAs Kelompok 39.

“Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi kami, terutama dalam memanfaatkan bahan yang ada di sekitar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Proses praktiknya juga mudah dipahami sehingga kami mendapatkan gambaran bagaimana inovasi sederhana seperti ini dapat dikembangkan kembali di lingkungan kami,” ungkapnya.

Inovasi pestisida nabati daun cengkeh ini menjadi salah satu luaran (output) unggulan dari program pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh KKN MAs Kelompok 39 di Kecamatan Wagir. Pelibatan Karang Taruna menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena generasi muda memiliki peran strategis dalam mengembangkan kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan berbasis pemberdayaan generasi muda dan potensi lokal ini, Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan gagasan kreatif yang edukatif, solutif, dan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada proses sosialisasi dan praktik semata, tetapi dapat menjadi pemantik bagi Karang Taruna Dusun Codo untuk terus mengembangkan berbagai inovasi berbasis potensi lingkungan sekitar serta mengambil peran aktif dalam mendukung kemajuan dan kemandirian desa.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TULANG BAWANG, Suara Muhammadiyah – Dari menyusuri jalanan pelosok yang terjal hingga mengarun....

Suara Muhammadiyah

8 September 2025

Berita

PERLIS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) kembali menerima kunjungan dar....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Karakteristik manusia bertakwa salah satunya senantiasa mendirik....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Berita

Pengukuhan Muhammadiyah - Aisyiyah dan Sertijam PCNA Way Jepara LAMTIM, Suara Muhammadiyah - Pimpin....

Suara Muhammadiyah

1 October 2023

Berita

KOPDAR KOKAM Purworejo Perkuat Militansi Kader: “Nyawiji, Greget Sengguh Ora Mingkuh” P....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah