Bangun Kemandirian Ekonomi sebagai Pilar Memajukan Kehidupan Masyarakat

Suara Muhammadiyah

10 October 2025

918
Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Deni Asy’ari meresmikan Logmart Trowono di Karangasem, Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (10/10).

Dalam peresmian tersebut, Deni menilai pendirian Logmart bukan sekadar menjalankan bisnis semata, tetapi mewujud pada dakwah di sektor ekonomi.

“Ini merupakan bentuk dari dakwah dan jihad ekonomi. Mudah-mudahan, langkah ini membawa berkah tidak hanya Logmartnya, tetapi juga bagi warga dan masyarakat sekitarnya,” sebutnya.

Logmart Trowono menjadi bagian integral dari implementasi dakwah ekonomi bercorak berdagang. Menurutnya, hal ini berimplikasi sejak zaman Nabi, yang menunjukkan bahwa, pada saat itu, menjalankan roda ekonomi dengan jalur berdagang (saudagar).

“Nabi kita berdagang. Dan tujuh dari 10 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga juga berdagang. Ada Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Thalhah bin Ubaidillah, dan Az-Zubair bin Awwam. Semuanya berrprofesi sebagai pedagangnya,” jelasnya.

Koridor dagang ini, sebut Deni, sangat diapresiasi oleh Nabi. Dan sekaligus mendoakan dengan penuh kesejahteraan dan keberkahan. “Maka pilihan berdagang (dengan hadirnya Logmart Trowono, red), ini merupakan pilihan yang tepat mengikuti riwayat Nabi Muhammad Saw,” ujarnya.

Dengan berdagang, Nabi menyampaikan, sebagai jembatan membangun kekuatan perekonomian secara nyata. “Dengan berdaganglah kita bisa membangun kemandirian ekonomi secara nyata,” sambungnya. Dengan kemandirian, umat dan masyarakat bisa maju dan kuat.

“Pilihan berdagang sebagai upaya membangun kekuatan dan kemandirian ekonomi sudah tepat,” tekannya.

Melongok dalam beberapa belakangan ini, Deni menyaksikan paradigma umat Islam berpikiran sempit (jumud) yang tidak menempatkan fondasi ekonomi secara garis orbitnya. “Buat apa harus kaya, toh ujung-ujungnya meninggal dunia. Sehingga mereka tidak mau gigih dan semangat, karena orientasinya sudah akhirat,” ucapnya.

Jika paradigma seperti itu masih senantiasa dipertahankan, “Siapa yang akan menguasai ekonomi ke depan?”, tanya Deni. Di situlah Deni mengajak umat Islam harus mulai mengeliminasi paradigma seperti itu. Bahwa, agama Islam menyeru umatnya harus memiliki kemandirian secara ekonomi.

“Umat Islam harus kaya. Dan ini juga, perintah jelas di dalam Al-Qur’an. Kalau kita kaya, kita punya dobel kebahagiaan; bisa memakmurkan masjid, membangun masjid, menjadi santri, membangun pondok pesantren, bisa mengumrahkan orang atau umrah sendiri,” tekannya.

Lebih dari itu, hal paling substansial ialah kekuatan jamaah. “Tidak ada artinya umat Islam kaya secara sendiri-sendiri, tapi terpisah secara jamaah,” tuturnya. Lebih-lebih, Nabi Muhammad Saw mencontohkan saat membangun ekonomi lewat pendirian Pasar Al Souq Manakhah dengan sistematisasi berjamaah.

“Nabi tidak sendiri membangun ekonomi, tetapi dengan kekuatan jamaah,” tegasnya. Karena jamaah menjadi ujung tombak dari kekuatan dakwah ekonomi. “Kita punya jamaah yang besar. Maka, kita perlu memiliki kekuatan jamaah untuk membangun ekonomi. Kita transformasi dari berjamaah di masjid, saatnya berjamaah di ekonomi,” tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Amal Bakti Santri (ABAS) adalah kegiatan rutin tahunan yang diadakan ol....

Suara Muhammadiyah

29 January 2026

Berita

JEMBER, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jem....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum istimewa bagi umat I....

Suara Muhammadiyah

13 March 2026

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Medali emas dan perak lomba panahan O2SM se-karesidenan Bojonego....

Suara Muhammadiyah

21 November 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 44 guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Progra....

Suara Muhammadiyah

9 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah