Berdakwah dengan Gembira Bersama PRM Tirtonirmolo Barat

Suara Muhammadiyah

12 October 2024

1459
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo Barat Kasihan Bantul menggelar Pengajian Khusus, Kamis (10/10). Pengajian ini dipusatkan di Masjid Al-Muttaqien Menayu Kulon, salah satu masjid kebanggaan di wilayah Tirtonirmolo Barat.

Ketua PRM Tirtonirmolo Barat H Sofriyanto SM mengatakan, ajaran Islam yang ditanamkan dalam Muhammadiyah adalah mental suka memberi, berbagi, dan ta’awun (tolong menolong dalam kebajikan). Ini menjadi salah satu ajaran luhur yang sudah semestinyalah diejawantahkan oleh seluruh pimpinan, baik dari tingkat pusat hingga ranting cum warganya di akar rumput.

“Banyak contoh kisah teladan dari Kyai Ahmad Dahlan dan penerusnya secara pribadi mencontohkan kepada kita bagaimana mental memberi, berbagi, dan menolong itu tertanam dalam jiwanya,” tuturnya.

Disambung Sofri, mental memberi, berbagi, dan ta’awun itu direaktualisasikan secara kelembagaan di amal usaha. Antara lain pendidikan, kesehatan, sosial, dan masih banyak lagi. Seluruh masyarakat merasakan dampak dan kemanfaatan yang nyata dari kiprah Muhammadiyah tersebut.

“Bisa dilihat betapa banyak program bantuan dan kepedulian Muhammadiyah terhadap bencana alam maupun bencana kemanusiaan serta bencana sosial yang sudah ditunjukkan oleh Muhammadiyah dan amal usahanya,” katanya.

Sementara, Ketua Majelis Tabligh PWM DIY Miftahulhaq didapuk sebagai narasumber dalam pengajian kali ini. Menurutnya, Muhammadiyah adalah gerakan Islam dakwah amar makruf nahi mungkar yang punya tujuan besar mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ia menegaskan, Muhammadiyah terus berupaya sedemikian rupa agar bisa mewujudkan cita-cita mulia tersebut.

“Muhammadiyah menjadikan organisasi sebagai media atau alat perjuanganya. Setiap anggota atau siapa saja yang bergabung di Muhammadiyah tidak perlu merasa ragu atau khawatir karena dengan bergabung Muhammadiyah berarti menjalankan ajaran Islam dengan benar, mengingat Muhammadiyah adalah gerakan Islam, dakwah amar makruf nahi munkar dan tajdid, bersumber pada Al-Qur`an dan As-Sunnah,” ujarnya.

Miftahulhaq melanjutkan, Muhammadiyah mengajak seluruh warganya menjalankan dakwah dengan senang dan bergembira. Dakwah berkemajuan yang melahirkan kehidupan mencerahkan.

“Itulah pentingnya Kiai Ahmad Dahlan membentuk Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah, karena kebaikan/amal saleh/dakwah yang dilaksanakan dengan tidak terorganisasi seperti orang menyapu halaman rumah menggunakan sapu lidi yang tidak diikat kencang akibatnya sapu lidi tercerai berai, membuat capek, lidinya mudah patah, dan akhirnya tidak maksimal kebersihannya,” tandasnya. (Fri/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke-112, Pimpinan W....

Suara Muhammadiyah

26 November 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Bisnis yang dijalankan Suara Muhammadiyah di bidang properti dan ....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Maka....

Suara Muhammadiyah

12 June 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Rangkaian Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) 2025 dim....

Suara Muhammadiyah

25 January 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Menteri Agama (Menag) RI Prof Dr Nasaruddin Umar bersilaturahmi dengan ....

Suara Muhammadiyah

5 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah