Bijak Memahami Fungsi Vitamin Injeksi bagi Kesehatan

Suara Muhammadiyah

12 March 2026

441
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Adam Aulia Rahman memberikan edukasi mengenai penggunaan vitamin injeksi untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadhan.

Adam menjelaskan bahwa vitamin injeksi bekerja dengan cara disuntikkan langsung ke pembuluh darah. Metode ini membuat vitamin terserap lebih cepat karena tidak perlu melewati proses pencernaan di lambung seperti vitamin oral.

"Keunggulan utama vitamin injeksi adalah kecepatan distribusi dan respons tubuh yang lebih singkat dalam menerima manfaatnya. Namun, perlu dicatat bahwa penggunaannya bukan sekadar mengikuti tren, melainkan harus didasari oleh kebutuhan medis yang jelas," ucap Adam dalam Program Kajian Ramadhan di kanal Youtube UM Bandung pada Kamis (12/03/2026).

Adam memaparkan bahwa vitamin injeksi biasanya direkomendasikan bagi individu dengan kondisi spesifik. Misalnya, mereka yang mengalami defisiensi vitamin signifikan atau pasien yang tidak mampu mengonsumsi nutrisi melalui mulut.

Terkait penggunaannya saat berpuasa, dia menjelaskan bahwa secara medis dan agama hal ini diperbolehkan jika terdapat uzur atau alasan mendesak. "Suntik vitamin tidak membatalkan puasa selama dilakukan atas indikasi medis dan tidak memberikan efek kenyang yang menghilangkan rasa lapar secara sengaja," jelas Adam.

Lebih lanjut, Adam menegaskan bahwa niat menjadi faktor penentu utama dalam status hukum suntik vitamin. "Jika tujuannya murni untuk menjaga kesehatan agar ibadah tetap tegak, maka hal tersebut dianggap aman dan sah secara syariat," ungkap Adam.

Sebaliknya, menurutnya penggunaan vitamin injeksi yang bersifat estetis atau tanpa alasan medis yang kuat sebaiknya dihindari selama jam puasa. "Maka dari itu kita tetap harus bijak dalam melakukan persiapan kesehatan khususnya di bulan Ramadhan saat ini," terangnya.

Menurutnya, asupan multivitamin memang membantu, tetapi harus tetap dalam koridor aturan medis dan agama. "Vitamin injeksi menjadi salah satu solusi tepat agar kesehatan terjaga dan ibadah Ramadhan tetap berkualitas. Namun, jangan sampai penggunaan vitamin hanya dijadikan alasan untuk menghindari rasa lapar secara sengaja," pungkasnya.

Tambahan informasi, Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung saat ini telah membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program strata satu (S1), strata dua (S2), hingga program profesi apoteker.

Kampus yang telah meraih akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT ini berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752 Kota Bandung. UM Bandung memiliki lima fakultas dengan total dua puluh program studi yang dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan profesionalnya.*(FA/FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GUANGZHOU, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakart....

Suara Muhammadiyah

14 January 2025

Berita

PONOROGO, Suara Muhammadiyah - Dewan Pers memberi apresiasi pada gagasan jurnalisme profetik ya....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sur....

Suara Muhammadiyah

25 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – SD Muhammadiyah Suronatan (SD Muhsurya) Yogyakarta kembali me....

Suara Muhammadiyah

22 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Percepatan transformasi digital kerap diiringi dengan menurunn....

Suara Muhammadiyah

14 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah