Dakwah Pemberdayaan melalui Pelatihan Budidaya Kopi JATAM Girimulyo

Publish

1 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
162
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Upaya dakwah Muhammadiyah tidak hanya diwujudkan melalui mimbar dan pengajian, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi umat. Hal inilah yang tampak dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Girimulyo yang dilaksanakan di Kebun Kopi Pak Sukijo, Prangkokan, Purwosari, Girimulyo. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dan menghadirkan narasumber Pak Sukijo, petani kopi yang meraih juara Festival Kopi 2025.

Pelatihan ini mengangkat materi budidaya kopi dan teknik sambung kopi sebagai strategi peningkatan kualitas dan produktivitas tanaman. Ketua JATAM DIY, Pak Luqman, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kapasitas petani merupakan bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan. “Dakwah Muhammadiyah harus menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Melalui penguatan sektor pertanian, kita tidak hanya meningkatkan kesejahteraan, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian dan kerja keras,” ujar Pak Luqman.

Sebagai narasumber, Pak Sukijo membagikan pengalaman praktik budidaya kopi unggul yang membawanya menjadi juara festival. Ia menjelaskan tahapan penting mulai dari pemilihan bibit berkualitas, pemeliharaan tanaman, pemangkasan, pemupukan, hingga pengendalian hama secara ramah lingkungan. Tidak hanya teori, peserta juga diajak mempraktikkan teknik sambung kopi secara langsung di kebun.

“Teknik sambung ini penting untuk memperbaiki varietas dan meningkatkan hasil panen. Kalau dilakukan dengan benar, tanaman akan lebih produktif dan kualitas buahnya lebih baik,” jelas Pak Sukijo saat memandu praktik lapangan.

Ketua MPM PDM KP, Pak Wakhid, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata dakwah bil hal dakwah melalui tindakan nyata yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. “Inilah salah satu cara dakwah Muhammadiyah. Kita hadir tidak hanya memberi ceramah, tetapi juga solusi. Ketika petani meningkat kesejahteraannya, di situlah dakwah memberikan dampak,” ungkap Pak Wakhid.

Dukungan juga datang dari Lurah Purwosari, Hj. Sri Murtini. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif JATAM dalam membangun kapasitas petani lokal. “Kami melihat sinergi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah desa. Program seperti ini sejalan dengan upaya meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” tuturnya.

Ketua JATAM KP Ngadiran menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi awal dari gerakan bersama untuk mengembangkan kopi Girimulyo agar semakin dikenal luas. “Semangat kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi ruh gerakan Muhammadiyah. Kami akan menindaklanjuti dengan pendampingan agar ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan,” katanya.

Salah satu peserta mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Kami tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga semangat untuk terus belajar dan berkembang. Ini membuktikan bahwa dakwah bisa dilakukan lewat pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah kembali menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat yang berdaya dan mandiri. Dakwah tidak berhenti pada aspek spiritual, tetapi juga menyentuh sektor ekonomi, pendidikan, dan sosial. Pelatihan budidaya dan sambung kopi ini menjadi bukti bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman, menghadirkan solusi konkret, dan menumbuhkan harapan bagi kemajuan umat (Edwin Daru Anggara/ EdwinDaruA)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi lokasi pera....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan Direktorat Jenderal Riset da....

Suara Muhammadiyah

25 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada Rabu (4/9) Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) mengg....

Suara Muhammadiyah

4 September 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Program Studi S1 Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter Fakultas Kedokt....

Suara Muhammadiyah

13 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah melaksanakan Musyawarah Ranting (Musyran), jajaran pimpinan....

Suara Muhammadiyah

4 November 2023