Dibalik Nama Toko Oleh-oleh 1915 Khas Jogja, Ini Makna dan Filosofinya

Suara Muhammadiyah

11 August 2026

1161
Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Biduk baru bisnis Suara Muhammadiyah. Setelah sukses dengan hotelnya, teranyar merambah ke sektor perdagangan dan industri pariwisata.

Toko Oleh-oleh 1915 Khas Jogja, namanya. Kenapa Mesti 1915? Deni Asy’ari berujar, ini merupakan bentuk refleksi dari kelahiran Suara Muhammadiyah.

“Jadi Suara Muhammadiyah ini lahir tanggal 13 Agustus 1915. Berarti kalau tahun ini usianya sudah 11111 tahun atau lebih dari 1 abad,” bebernya, Selasa (11/8) saat Soft Launching Toko Oleh-oleh 1915 Khas Jogja, Selasa (11/8) di lapangan parkir Grha Suara Muhammadiyah.

Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah itu menyebut, media resmi Persyarikatan cetusan Kiai Dahlan dan Haji Facroddin ini, sampai sekarang masih dapat bertahan di tengah gempuran perubahan zaman yang begitu rupa.

“Satu-satunya media yang bertahan dan tertua di Republik ini. Dan tentu dia tidak hanya bertahan, tidak hanya berkembang, tetapi juga berkembang untuk bisnis-bisnis dan unit-unit usaha yang lainnya,” jelasnya.

Di situlah titik temu penamaan toko tersebut. “Kami ingin melegesikan nama tahun kelahiran ini untuk tokoh oleh-oleh,” ucapnya. Diperkuat bahwa, pada awal kelahirannya, dakwah SM berpokok pangkal pada dakwah bil kalam (tulisan), maka pada tahun 2026, penamaan toko itu menyerap dari spirit kelahirannya.

“Kami ingin melakukan dakwah tidak hanya bil kalam tapi juga dakwah dalam bentuk wisata. Oleh karena itu nama 1915 ini upaya kita melegasikan tahun kelahiran Majalah Suara Muhammadiyah untuk dikokoh oleh-oleh,” beber Deni.

Bersamaan dengan itu, produk yang tersaji di Toko Oleh-oleh 1915 Khas Jogja ini, semuanya pure dari produk UMKM masyarakat sekitar. “Kita punya semangat ingin kolaborasi mengangkat produk-produk UMKM yang ada di Yogyakarta ini untuk naik kelas,” jelasnya.

Ia optimis dan terus mengupayakan sedemikian rupa meluaskan penyebaran unit bisnis ini di pelbagai titik, yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan wisatawan saat bertandang ke Kota Yogyakarta dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan karena ini masih perdana dan awal, ke depan kita akan mengembangkan kolaborasi yang lebih luas untuk memproduksi beberapa eee produk lainnya,” pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA TIMUR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur menyelenggarakan Rapa....

Suara Muhammadiyah

22 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Permasalahan keluarga di Indonesia kini semakin kompleks dan k....

Suara Muhammadiyah

27 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Irwan Akib, MPd didapuk....

Suara Muhammadiyah

25 November 2023

Berita

JEPARA, Suara Muhammadiyah - Komitmen bersama untuk menghentikan praktik pernikahan anak kembali dig....

Suara Muhammadiyah

4 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad memberik....

Suara Muhammadiyah

23 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah