Diklat Muballigh KMM Payakumbuh Mantapkan 3 Pilar Dakwah Muhammadiyah

Publish

11 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1196
Dok Istimewa

Dok Istimewa

PAYAKUMBUH, Suara Muhammadiyah – Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) selama dua hari pada 9–10 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pusat Bisnis Digital Warung Amak, Nagari Sungai Kamunyang, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Mengangkat tema “Konsolidasi Dai Muhammadiyah untuk Pilar Dakwah yang Mencerahkan”, pelatihan ini tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan ilmu dan spiritualitas, tetapi juga pada pentingnya etika berdakwah di tengah kondisi sosial yang semakin kompleks.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Payakumbuh, Dr. Irwandi Nashir, menjelaskan bahwa ada tiga pilar dakwah Muhammadiyah yang dikuatkan melalui pelatihan ini, yaitu: ‘aqidah, tarjih, dan filantropi. Menurutnya, ‘aqidah adalah keyakinan yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah; tarjih adalah proses memilih pendapat fikih paling tepat berdasarkan dalil dan kajian ilmiah; sementara filantropi mencakup aktivitas sosial seperti zakat dan sedekah untuk membantu masyarakat. Ketiganya menjadi fondasi dakwah yang berpijak pada keimanan, rasionalitas, dan kepedulian sosial.

Ketua KMM Kota Payakumbuh, Ustadz Erianto, bersama Master of Training, Ustadz Desembri, MA., menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam membina para dai yang aktif, inklusif, dan memiliki semangat tajdid (pembaruan).

Pelatihan ini menghadirkan pembicara-pembicara ahli dari berbagai latar belakang, termasuk ulama, akademisi, dan pimpinan persyarikatan. Di antaranya:

Buya H. Zaitul Ikhlas Saad, M.Si., membuka pelatihan dengan membahas tantangan dakwah dalam menghadapi patologi sosial seperti dekadensi moral dan polarisasi identitas. Ia menekankan bahwa muballigh perlu hadir sebagai solusi, bukan sekadar penceramah.

Ustadz Muhammad Ilham Wardi, Lc., MA. menyampaikan materi Fiqih Dakwah, menekankan pentingnya pemahaman syariah dan konteks sosial agar dakwah lebih efektif.

Dr. Irwandi Nashir juga membawakan materi tentang Adab Da’i di tengah perbedaan pendapat, menegaskan pentingnya sikap bijak dan menyejukkan dalam merespons keragaman pandangan umat Islam.

Buya H. Ashril Samsu, tokoh Muhammadiyah Sumbar, membahas Ideologi Muhammadiyah yang berakar pada nilai-nilai tajdid, pemurnian ajaran, dan semangat kemajuan.

Dr. H. Andri Yaldi dari UIN Batusangkar, mengulas metodologi tarjih Muhammadiyah sebagai proses pengambilan keputusan hukum Islam berbasis dalil sahih dan pendekatan rasional.

Dr. Yulius dari Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota, memaparkan pentingnya aqidah yang bersih dan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW berdasarkan manhaj tarjih Muhammadiyah.

 H. Elnigra Dt. Cumano, Ketua LazisMu Payakumbuh, menyampaikan materi tentang peran dakwah melalui lembaga zakat dan filantropi Muhammadiyah (LazisMu), menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ibadah individual tetapi juga sarana dakwah sosial.

Diklat ini diikuti oleh anggota KMM dan utusan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Payakumbuh. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam mencetak kader dakwah yang siap menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang autentik.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru merumuskan lan....

Suara Muhammadiyah

13 June 2026

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menyelenggarakan Rapat Pim....

Suara Muhammadiyah

4 November 2023

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Dae....

Suara Muhammadiyah

8 December 2023

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Baitul Arqom Pejabat Struktural RS Muhammadiyah Selogiri dengan tema ....

Suara Muhammadiyah

29 February 2024

Berita

Perguruan Muhammadiyah Setiabudi Pamulang Launching PPDB Tahun Ajaran 2025/2026 TANGSEL, Suara Muha....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah