MAGETAN, Suara Muhammadiyah - Manusia dimuka bumi mendapat amanah mulia dari Sang Pencipta sebagai khalifah. Peran mulia ini mengajak manusia untuk terus merawat, melindungi dan mengelola alam dan lingkungan secara adil dan bijaksana.
Tanggung jawab besar sebagai pengelola alam disadari pada diri para kader muda Muhammadiyah Magetan melalui gerakan penanaman bibit tanaman produktif lewat program Go Green Chapter “Beringin untuk Negeri”. Penanaman bibit tanaman dipusatkan di Desa Wonomulyo, Poncol, Magetan pada Ahad (31/1/2026).
Aksi peduli lingkungan ini mendapat apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Dalam sambutannya, kepala DLH Magetan, Saif Muchlisuun memberi apresiasi positif kepada Pimpinan Daerah Pemuda Muhammdiyah (PDPM) Magetan.
“Atas nama Pemkab Magetan, serta sebagai kepala DLH, saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik pemuda Muhammadiyah Magetan yang peduli lingkungan,“ kata Saif mengawali sambutannya.
Menurut Saif, gerakan pemuda Muhammadiyah Magetan dapat menjadi inspirasi orang lain untuk menjaga dan merawat air. “Air merupakan sumber kehidupan, air merupakan kebutuhan pokok semua makhluk. Tanpa air, makhluk tidak akan mampu bertahan hidup,” lanjut pria asli Ngariboyo, Magetan.
Pemuda Muhammadiyah memilih tanaman beringin sangat tepat sebagai sumber penyimpanan air. “Dalam catatan hidrologis, akar tanaman beringin terbukti mampu menyimpan air dibanding tanaman lainnya. Akar beringin sangat kuat masuk ketanah sekaligus merawat kesuburan dan pori-pori tanah sebagai tempat menyimpan air,“ katanya.
Kepala DLH Magetan turut mengapresiasi pihak-pihak yang mendukung program. “Ucapan terima kasih, saya haturkan kepada ketua Muhammadiyah Magetan, Mas Samsul. Juga Lazismu Magetan yang mendukung program pemuda dan pemerintah. Juga saya ucapkan terima kasih buat komunitas para pecinta lingkungan hidup di Magetan,” pungkasnya. (Samsul Hidayat)

