Gandeng UMKLA hingga AMM, MPlus Klara Gelar Screening dan Pembinaan Kesehatan Mental

Suara Muhammadiyah

8 October 2026

214
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KLATEN, Suara Muhammadiyah — SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara (MPlus Klara) berkolaborasi dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Klaten Utara dan Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) menggelar screening dan pembinaan kesehatan mental bagi santri dan santriwati kelas VII, Rabu 7 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan psikologis peserta didik sekaligus melakukan deteksi dini terhadap kondisi psikologis siswa.

Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) UMKLA, Sulistiono Shalladdin Albany, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan screening dilakukan melalui pengisian kuesioner secara daring menggunakan telepon seluler masing-masing siswa. Selain screening, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental serta keseimbangan kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan belajar.

“Hasil screening selanjutnya akan dievaluasi oleh tim yang kompeten dan menjadi salah satu bahan bagi sekolah untuk memetakan kebutuhan pendampingan peserta didik,” ujarnya.

Koordinator AMM Klaten Utara, Innani Mar’atus Shilichah, M.E., mengatakan program RAGAM HATI (Gerakan Generasi Muda Sehat Jiwa) ini diharapkan menjadi wadah kepedulian terhadap kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, program RAGAM HATI di SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara dapat menjadi angin segar dalam isu kesehatan mental. Harapannya, program ini menjadi instrumen dan wadah yang baik bagi siswa,” katanya.

Kepala SMP Muhammadiyah Plus Klaten Utara, Sudarwanto, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa screening bukan merupakan ujian dan tidak berkaitan dengan penilaian akademik siswa.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan edukatif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik,” tegasnya.

Sementara itu, Pengampu BK MPlus Klara, Fulaihatu Daroini, S.Psi., menilai kegiatan tersebut membantu tim BK mengenali dan memetakan kondisi psikologis siswa sehingga pendampingan dapat dilakukan secara lebih tepat dan terarah.

Menurutnya, hasil screening juga penting untuk membantu siswa mengenali kondisi dirinya secara lebih objektif serta mencegah kecenderungan self-diagnosis berdasarkan informasi yang diperoleh dari media sosial.

“Kesehatan mental merupakan bagian penting dari keberhasilan pendidikan. Anak yang sehat secara fisik dan psikologis akan lebih siap belajar, berkembang, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” ujarnya.

Hasil screening akan diberikan dalam bentuk deskripsi dan menjadi bahan evaluasi Tim BK. Bagi siswa yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, sekolah akan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan dan melakukan rujukan apabila diperlukan.

Kolaborasi MPlus Klara, AMM Klaten Utara, dan UMKLA tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama membangun lingkungan pendidikan yang peduli terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis generasi muda. (Sudar)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jetis (PCM Jetis) Kabupaten Bantul Daerah ....

Suara Muhammadiyah

21 October 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Divisi Penerimaan ....

Suara Muhammadiyah

1 December 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Himpunan Mahasiswa Program Studi Bioteknologi (Himabit) Universi....

Suara Muhammadiyah

6 July 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Dalam upaya penguatan karakter dan penanganan kekerasan, Pusat Penguatan....

Suara Muhammadiyah

23 November 2024

Berita

Muhammadiyah Perkenalkan Jurnalisme Filantropi, Media Didorong Jadi Solusi Persoalan Sosial TASIKMA....

Suara Muhammadiyah

28 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah