SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah — Ramadhan seringkali identik dengan peningkatan konsumsi. Mulai dari tumpukan kantong plastik saat berburu takjil hingga sisa makanan yang terbuang saat berbuka puasa. Padahal, inti dari puasa adalah menahan diri. Menjalankan Green Ramadhan bukan berarti mengurangi khidmatnya ibadah, justru menambah nilai pahala dengan menjaga lingkungan.
Dalam rangka mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan di bulan suci Ramadhan, Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Blimbing berkolaborasi dengan PPTQ Shirathun Najah menggelar kegiatan Green Ramadhan dengan tema Recycle Sampah. Pelaksanaan kegiatan ini bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional tanggal 21 Februari 2026. Momentum yang mengingatkan kita pada peristiwa tragis yang merenggut 157 jiwa di Leuwigajah 2005 karena tertimbun sampah.
Tujuan kegiatan ini menanamkan kesadaran ekologis kepada para santri melalui edukasi dan praktik langsung pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, recycle. Para santri tidak hanya diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam proses pengolahan sampah menjadi barang yang bermanfaat.
Pada pengolahan sampah kertas, para santri diperkenalkan dengan mesin paper shredder serta dilatih menggunakannya untuk mengolah kertas bekas agar dapat dimanfaatkan kembali. Aktivitas ini menjadi sarana edukatif untuk mengenalkan teknologi sederhana dalam pengelolaan limbah sekaligus melatih keterampilan santri.
Sementara itu, sampah botol dan gelas plastik dimanfaatkan sebagai pot tanaman apotek hidup, sehingga memiliki nilai guna sekaligus mendukung program penghijauan lingkungan pesantren. Tidak hanya itu, galon bekas juga diolah secara kreatif menjadi aquascape, yang memiliki nilai estetika dan edukatif.
Perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan Green Ramadhan ini merupakan bagian dari dakwah ekologis, yaitu mengintegrasikan nilai ibadah Ramadhan dengan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Diharapkan, kegiatan ini dapat membentuk karakter santri yang peduli lingkungan, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap alam sekitar.
"Kami berharap, kegiatan Green Ramadhan menjadi bagian dari setiap kegiatan yang diadakan oleh AUM di cabang Blimbing agar semangat Ramadhan tidak hanya tercermin dalam peningkatan spiritual, tetapi juga dalam aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan", ujar AM. Efendi selaku ketua MLH PCM Blimbing.
