YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (FAI UHAMKA), Prof. Ai Fatimah Nur Fuad, Ph.D., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Studium Generale Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) yang diselenggarakan di Gedoeng Muhammadijah, Yogyakarta, Sabtu (10/10).
Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas keilmuan dan integritas calon ulama Muhammadiyah dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Dalam pemaparannya, Prof. Ai Fatimah menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan kemudahan akses informasi keagamaan harus diimbangi dengan kehadiran ulama yang memiliki otoritas keilmuan serta integritas moral. “Di tengah dampak globalisasi, AI, dan kemajuan digital, sangat dibutuhkan orang-orang yang otoritatif di bidang keagamaan,” ungkap Guru Besar Uhamka itu.
Ia juga mendorong para calon ulama untuk terus mengembangkan wawasan, menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Partisipasi Dekan FAI UHAMKA dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) dalam mendukung penguatan kaderisasi ulama yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui sinergi pendidikan tinggi dan kaderisasi Muhammadiyah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi ulama yang tidak hanya menguasai ilmu keagamaan, tetapi juga mampu menjawab tantangan global serta mengembangkan nilai-nilai Islam berkemajuan di era transformasi digital.

