Ikuti Masta, Mahasiswa Kristen Terkesan Kuliah di Kampus Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

21 August 2024

2777
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kristen jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kezia Rahayu N menyampaikan kesan mengikuti Masa Ta’aruf (Masta) Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2024 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. 

Kezia mengungkapkan acaranya asik dan seru dan pelaksanaan Mastanya juga lancar. 

“Teman-teman juga seru, tidak ada yang membedakan. Malah ditawarin nyobain pakai hijab sama teman-teman sambil bercanda gitu,” ungkap Mahasiswa Ekonomi Pembangunan itu, Selasa (20/8).

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan itu mengungkapkan alasan pemilihan program studi, karena sebelumnya Kezia sekolah di SMK dan mengambil jurusan Perkantoran dan yang paling dekat atau sejalur itu adalah  jurusan Ekonomi Pembangunan. 

“Selain itu, karena saya asli Colomadu, jadi dekat juga dengan kampus UMS. Saya juga suka karena fasilitasnya bagus jadi orangtua juga mendukung, yang penting tempatnya berkualitas,” tambahnya.

Kezia berharap nanti ketika kuliah bisa lancar dan bisa berguna setelah lulus dari UMS. 

Dalam kesempatan yang sama, Juliananta Putri Atmadja atau yang akrab disapa Lily juga sempat berdialog dengan Kezia.

Lily juga bercerita pengalamannya sebagai mahasiswa Kristen yang kuliah di UMS. Dia sendiri mengatakan kepada Kezia, bahwa dosen di UMS itu tidak membedakan, jadi aman dan nyaman kuliah di UMS.

“Kalau aku pribadi nyaman, di awal Masta juga dulu dibercandain pakai hijab. Terus selama kuliah dosen-dosen juga tidak membeda bedakan mahasiswanya gitu,” kata Lily menjawab pertanyaan Kezia.

Kepala Bagian Kaderisasi dan Dakwah Biro Kemahasiswaan UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., mengungkapkan bahwa UMS merupakan kampus yang inklusif.

“Ketika adik-adik mahasiswa baru melihat ada peserta Masta yang tidak pakai jilbab di antara kalian, ya tidak papa. Mereka mahasiswa non muslim yang memilih UMS menjadi kampus tempat menimba ilmu,” papar Mahasri Shobahiya di depan ribuan mahasiswa baru.

Menurutnya, perlu sama-sama menjaga dan mendukung perbedaan apapun yang ada di kampus UMS, baik dari perbedaan agama, suku, bangsa, maupun negara. (Fika/Humas)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Pasca terbitnya UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Program Studi Magi....

Suara Muhammadiyah

25 November 2023

Berita

JEMBER, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Jem....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri....

Suara Muhammadiyah

23 June 2025

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi ruang dan....

Suara Muhammadiyah

25 February 2024

Berita

BEKASI, Suara Muhammadiyah - Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bekasi Raya mendorong pelaku usa....

Suara Muhammadiyah

28 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah