Internasionalisasi Pengabdian, UMY Latih Santri Tailan Selatan dalam Public Speaking Dakwah

Publish

2 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
332
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TAILAN, Suara Muhammadiyah - Upaya internasionalisasi pengabdian masyarakat terus diperluas oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pada awal Februari 2026, UMY menggelar pelatihan retorika dakwah bagi santri di Sekolah Pharianwittaya, Tailan Selatan, yakni wilayah dengan komunitas Muslim sebagai kelompok minoritas.

Program yang berlangsung pada 9–12 Februari 2026 tersebut digagas melalui skema pengabdian masyarakat dan didanai Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) UMY. Kegiatan ini dipimpin oleh dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UMY, Dr. Imam Suprabowo, S.Sos.I., M.Pd.I., bersama tim yang beranggotakan Wulan Noviani dan Fikree.

Imam Suprabowo menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil para santri yang masih menghadapi tantangan dalam public speaking, mulai dari persoalan kepercayaan diri, penguasaan materi, hingga pemanfaatan bahasa tubuh saat berdakwah.

“Kami memulai dengan pre-test untuk memetakan kemampuan awal dan persepsi siswa terhadap praktik retorika dakwah. Setelah itu, materi difokuskan pada teknik komunikasi efektif dan penguatan metode 3V: verbal, vocal, dan visual,” jelasnya.

Dalam sesi pelatihan, para santri berlatih mengelola ekspresi, intonasi, aksentuasi, volume suara, serta penguasaan panggung melalui mimik wajah, gerak tangan, dan tatapan mata. Setiap peserta juga menjalani praktik individu untuk mengukur peningkatan kepercayaan diri dan efektivitas penyampaian pesan. Program ditutup dengan post-test serta wawancara evaluatif guna melihat dampak pembelajaran secara terukur.

Lebih dari sekadar pelatihan singkat, program ini dirancang berkelanjutan. Tim pengabdian melakukan pendampingan lanjutan bersama guru setempat untuk memonitor praktik dakwah para santri, khususnya selama Ramadan 2026. Skema tersebut diharapkan memastikan keterampilan yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan terimplementasi dalam aktivitas dakwah nyata.

Pihak sekolah menyambut baik kolaborasi ini. Perwakilan sekolah, Ustaz Fkree Tohlae, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi UMY dalam meningkatkan kapasitas komunikasi siswa. Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan pendakwah muda yang lebih percaya diri dan adaptif di tengah dinamika masyarakat multikultural Tailan Selatan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TULANG BAWANG, Suara Muhammadiyah — Universitas Megoe Pak Menggala yang sempat berhenti berope....

Suara Muhammadiyah

24 December 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhamamdiyah - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Munt....

Suara Muhammadiyah

8 August 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Prestasi membanggakan diraih oleh Alexsandro Alvino, pelajar k....

Suara Muhammadiyah

21 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima kunjungan Duta Besar Republ....

Suara Muhammadiyah

3 July 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Obby Taufik Hiday....

Suara Muhammadiyah

6 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah