YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta kembali menggelar kegiatan bergengsi bertaraf internasional, International Supercamp #4, yang dilaksanakan pada 3–5 Februari 2026 di Bumi Perkemahan Rama Shinta. Perkemahan akbar dua tahunan ini diikuti oleh 448 peserta dari dalam dan luar negeri, menjadi wadah pembelajaran luar kelas yang memadukan nilai kepemimpinan, kemandirian, kolaborasi, serta persahabatan lintas budaya.
Kegiatan diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri di antaranya SK Sri Langat Banting Selangor, SK Batu Laut Klang Selangor, SK Bandar Banting Selangor, SK Olak Lempit Selangor dan SK Taman Damansara Aliff Johor Bahru. Peserta dari dalam negeri berasal dari SD Muhammadiyah Muara Jawa Kutai Kartanegara, SD Muhammadiyah Kampa, Riau, SD Muhammadiyah 18 Palembang, SD Muhammadiyah 2 Alternatif Magelang Jawa Tengah, SD Muhammadiyah Krian Sidoarjo Jawa Timur, dan SD Muhammadiyah Labschool Candi Sidoarjo, Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global dan karakter kuat. Selama tiga hari, para peserta mengikuti berbagai aktivitas kepanduan, kerja tim, eksplorasi alam, serta kegiatan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan kemampuan komunikasi, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Acara pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh penting. Turut hadir jajaran pengurus Muhammadiyah, Ketua PDM Kota Yogyakarta, Ketua Dikdasmen Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Kepala Seksi Pendidikan Dasar Kota Yogyakarta, serta para tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan berbasis pengalaman langsung.
Ketua PDM Kota Yogyakarta, H. Aris Madani, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi kegiatan International Supercamp. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membentuk wawasan pengetahuan global siswa sejak usia dini. Menurutnya, interaksi dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya dan daerah akan melatih keterbukaan berpikir, sikap toleransi, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan yang beragam.
Kemegahan pembukaan semakin terasa dengan penampilan tarian kolosal dari komunitas Moesa Creative Academy (MCA). Pertunjukan tersebut mengisahkan sejarah perjalanan Pandu Hizbul Wathan, menggambarkan nilai kepanduan, semangat perjuangan, serta karakter tangguh yang menjadi bagian dari pendidikan Muhammadiyah. Gerak tari yang dinamis dan penuh makna sukses memukau para peserta dan tamu undangan.
Selain itu, penampilan aeromodeling dari komunitas ekstrakurikuler aeromodeling turut menambah semarak acara. Atraksi ini menunjukkan kreativitas siswa dalam bidang teknologi dan dirgantara mini, sekaligus menjadi simbol bahwa pendidikan modern perlu selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Melalui International Supercamp #4, SD Muhammadiyah Sapen menegaskan perannya sebagai sekolah yang aktif membangun jejaring internasional sekaligus menanamkan nilai karakter, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan pada generasi masa depan.

