Jangan Hanya Dibaca, tetapi Juga Dipahami Maknanya

Suara Muhammadiyah

8 March 2026

481
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GOMBONG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong menggelar kegiatan Buka Bersama Keliling (Bukberling) bersama Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kalitengah, organisasi otonom (Ortom), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta warga Muhammadiyah Kalitengah. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Mujahidin Kalitengah, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (26/2).

Wakil Ketua PCM Gombong, Widiantoro Triatmaji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Bukberling merupakan sarana mempererat silaturahmi antara pimpinan cabang dengan ranting-ranting Muhammadiyah di wilayah Gombong.

“Kegiatan Bukberling PCM Gombong ini menjadi wahana untuk bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan PRM se-PCM Gombong serta seluruh warga Muhammadiyah di ranting-ranting. Dan hari ini sesuai jadwal dilaksanakan di PRM Kalitengah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan melalui dakwah yang menggembirakan.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan dakwah yang menggembirakan,” tambahnya.

Penceramah Puji Handoko mengingatkan pentingnya tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya.

Mengutip hadits riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi dari Ibnu Abbas, ia menyampaikan bahwa surga merindukan empat golongan manusia, yakni orang yang gemar membaca Al-Qur’an, orang yang menjaga lisannya, orang yang memberi makan kepada orang yang lapar, serta orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Menurut Puji, golongan pertama yang dimaksud adalah mereka yang gemar membaca Al-Qur’an. Namun membaca yang dimaksud bukan sekadar melafalkan ayat-ayatnya.

“Maksudnya membaca Al-Qur’an tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga memahami maknanya,” jelasnya.

Ia menilai masih banyak umat Islam yang hanya menekankan pada khatam bacaan Al-Qur’an tanpa berusaha memahami makna ayat-ayat yang dibacanya.

“Banyak dari kita sering kali hanya menghatamkan bacaannya saja, tetapi tidak sampai pada pemahaman makna ayat tersebut,” tegasnya.

Puji juga mengutip syair lagu “Tombo Ati” yang menyebutkan bahwa salah satu obat hati adalah membaca Al-Qur’an beserta maknanya. Oleh karena itu, ia mengajak jamaah untuk membaca Al-Qur’an disertai pemahaman arti bahkan tafsirnya, sehingga dapat mengetahui konteks turunnya ayat atau asbabun nuzul.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus melebarkan sayap kerjasama ....

Suara Muhammadiyah

26 June 2024

Berita

Dosen PBSI FKIP UHAMKA Giatkan Pelatihan di di SMP Muhammadiyah 1 Kota Tegal  TEGAL, Suara Muh....

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di setiap sudut kampus UHAMKA, dari ruang kuliah hingga halaman masjid....

Suara Muhammadiyah

23 October 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah ....

Suara Muhammadiyah

23 June 2026

Berita

CIPUTAT, Suara Muhammadiyah – Lingkungan perguruan tinggi kini tengah menghadapi ancaman seriu....

Suara Muhammadiyah

19 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah