Keluarga Bukan Sekadar Tempat Tinggal, tapi Ruang Bertumbuh Bersama

Suara Muhammadiyah

1 August 2026

168
Dr Jasra Putra. SFilI., MPd. Foto: Taufik

Dr Jasra Putra. SFilI., MPd. Foto: Taufik

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Keluarga bukan hanya membesarkan anak, tetapi sebagai tempat membangun peradaban. Jika keluarga kuat, niscaya bangsa akan kuat.

Demikian halnya sebaliknya jika di keluarga itu terjadi sebuah krisis akut. “Akan melahirkan krisis sosial, pendidikan, ekonomi, bahkan moral,” ucap Jasra Putra.

Persoalan keluarga menjadi sangat pelik. Terlebih, di era digital saat ini, sungguh tidak terelakan. “Di samping juga, Indonesia sedang menghadapi terkait isu demografi yang membutuhkan penguatan keluarga,” tekan Wakil Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Jauh lebih mendesak lagi, peran membangun karakter. Demikian dibentangkan dalam Pengajian PP Muhammadiyah, Jumat (31/7) di Ruang KH Ahmad Dahlan Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng Raya, Kota Jakarta Pusat.

“Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak disebutkan mandat menjadi orang tua salah satunya adalah bagaimana memastikan pendidikan karakter,” ujarnya.

Namun, Jasra berpandangan, pengejawantahan mandat itu, setiap personal berbeda-beda. Tetapi, diakuinya, sungguh tidaklah mudah.

“Kita harus dorong bagaimana keluarga bisa berkarakter, berilmu pengetahuan, produktif, dan juga beriman tentunya,” ucapnya, yang katanya juga, Muhammadiyah sangat konsen dalam masalah krusial ini.

“Bagaimana mengikat ini semua agar Indonesia Emas 2045 betul-betul bisa diwujudkan,” tambahnya.

Sungguh betapa fundamentalnya peran keluarga itu. Sehingga, muncul sebuah narasi dideklrasikan; “Sekolah terbaik adalah rumah. Guru pertama anak adalah orang tua (madrasatul ‘ula). Tapi, fakta di lapangan saat ini, mengalami jauh panggang dari api.

“Kondisi ideal yang seharusnya dihadirkan saat ini mengalami tantangan yang tidak mudah,” terangnya, dengan mengemukakan di antara tantangannya, yakni perubahan fungsi keluarga menjadi tempat tinggal, bukan tempat bertumbuh bersama.

“Secara fisik ada, hadir di rumah, tapi asik gadgetnya masing-masing, asik dengan urusannya masing-masing,” bebernya, termasuk juga interaksi semakin sedikit. “Bahkan, makan bersama sangat jarang, apalagi sekarang pesannya mudah melalui daring,” lanjutnya.

Terdapat hal lain; krisis komunikasi. Jasra melihat, saat ini anak-anak berinteraksi dengan orang tua sangat sedikit dilakukan. “Yang menurun mendengar, empati, dan dialog yang singkat,” bebernya, yang hal ini tidaklah mudah dihadapi.

“Kita berharap orang tua bisa membangun dialog secara baik di rumah,” ulasnya. Sisi lain, krisis waktu, di mana sedikit interaksi di ruang bersama, maka anak akan kehilangan perhatian, pendampingan, dan keteladanan.

“Karena tidak ada atensi dari orang tuanya, maka dia mencari tempat lainyang di mana tempat lain bisa mengapresiasi terkait apa pun,” ucapnya.

Di sinilah keluarga mesti dihadirkan. Sebab yang dibutuhkan anak adalah interaksi keluarga yang aktif, bukan bersifat pasif. Pendek kata, keluarga di dalamnya orang tua dinisbahkan sebagai sahabat anak.

Jasra membentangkan beberapa variabel di dalamnya untuk mewujudkan hal demikian; menjadi pendengar yang baik, meyakinkan bahwa orang tua peduli dan ada saat dibutuhkan, menjadi pendamping yang baik dalam belajar, memberi pujian dan apresiasi, dan menghargai waktu privasi anak.

“Mengajak anak berpendapat dan berdiskusi, membangkitkan rasa percaya diri dengan memberi tanggung jawab, mendukung anak anak untuk menjadi inspirasi dan panutan, dan memberi ruang gerak interaksi dengan teman,” pungkas Jasra. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 2 (smamda) Surabaya kembali mencatatkan prestasi mem....

Suara Muhammadiyah

1 August 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) bersama LazisMu Pimpinan Pu....

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

Berita

KOPDAR KOKAM Purworejo Perkuat Militansi Kader: “Nyawiji, Greget Sengguh Ora Mingkuh” P....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Gedung AR Fahrudin Lantai V Universitas Muhammadiyah Yogya....

Suara Muhammadiyah

10 September 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Mu....

Suara Muhammadiyah

24 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah