Ketua PP Muhammadiyah: Kebesaran NA Jangan Dikerdilkan Karena Kepentingan Sesaat

Publish

14 October 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1422
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pada Sabtu (14/10), Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, memberikan pesan yang sangat relevan kepada seluruh anggota Nasyiatul Aisyiyah dalam konteks tahun politik. Hal ini disampaikan dalam acara Konsolidasi Organisasi Nasyiatul Aisyiyah se-Indonesia periode 2022-2026 di Auditorium BPPMPV Seni dan Budaya.

Agus Taufiqurrahman menekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam politik, namun dengan menjaga prinsip-prinsip moral dan etika yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa sebagai bagian integral dari Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah tidak boleh abai terhadap dunia politik. Meskipun sebelumnya Muhammadiyah menjaga jarak dengan partai politik, saat ini fokus utamanya adalah menjaga hubungan dengan para politikus.

Agus Taufiqurrahman menyatakan, "Muhammadiyah ingin membangun hubungan yang baik dengan partai politik, dengan kata lain, ingin memberikan sentuhan dakwah kepada aktivis-aktivis partai politik."

Selain itu, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah memberikan kesempatan yang lebih luas bagi kader-kader Muhammadiyah yang memiliki potensi untuk terlibat di dunia politik praktis. Namun, bagi pegawai amal usaha Muhammadiyah yang ingin menjadi calon legislatif, Agus menyarankan agar mereka non-aktif terlebih dahulu dari posisi mereka di amal usaha. Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan antara Muhammadiyah dan partai politik.

Agus Taufiqurrahman juga menekankan pentingnya menjaga batas antara urusan organisatoris dan politik praktis. Ia menyarankan agar kader-kader Muhammadiyah, termasuk Nasyiatul Aisyiyah, tidak menggunakan simbol-simbol Persyarikatan dalam aktivitas politik praktis. Tujuannya adalah mencegah upaya-upaya yang dapat memicu konflik dan mengurangi integritas Persyarikatan.

Ia menekankan, "Jangan sampai Nasyiatul Aisyiyah yang begitu besar ini kemudian dikerdilkan hanya karena ada kepentingan sesaat. Sikap seperti ini harus menjaga marwah Persyarikatan."

Agus Taufiqurrahman mengakhiri pidatonya dengan mengingatkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah merupakan bagian dari kaderisasi terbaik di bawah naungan Muhammadiyah. Ia memberikan ucapan selamat dan doa agar kegiatan mereka terus berjalan dengan berkah.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di Indonesia, lebaran seolah sudah menjadi momentum bagi setiap ora....

Suara Muhammadiyah

17 April 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Pada bulan Ramadhan 1445H/2024 M, Lembaga Zakat Infak dan Shodaqoh Muham....

Suara Muhammadiyah

2 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal ....

Suara Muhammadiyah

29 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar menjalin kerjasama dengan....

Suara Muhammadiyah

8 September 2023

Berita

Bawa Pulang Medali Emas, Perak, dan Perunggu Makassar MAKASSAR, Suara Muhammadiyah  – Ko....

Suara Muhammadiyah

14 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah