Ketua PP Muhammadiyah: Kebesaran NA Jangan Dikerdilkan Karena Kepentingan Sesaat

Suara Muhammadiyah

14 October 2023

1665
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pada Sabtu (14/10), Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, memberikan pesan yang sangat relevan kepada seluruh anggota Nasyiatul Aisyiyah dalam konteks tahun politik. Hal ini disampaikan dalam acara Konsolidasi Organisasi Nasyiatul Aisyiyah se-Indonesia periode 2022-2026 di Auditorium BPPMPV Seni dan Budaya.

Agus Taufiqurrahman menekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam politik, namun dengan menjaga prinsip-prinsip moral dan etika yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa sebagai bagian integral dari Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah tidak boleh abai terhadap dunia politik. Meskipun sebelumnya Muhammadiyah menjaga jarak dengan partai politik, saat ini fokus utamanya adalah menjaga hubungan dengan para politikus.

Agus Taufiqurrahman menyatakan, "Muhammadiyah ingin membangun hubungan yang baik dengan partai politik, dengan kata lain, ingin memberikan sentuhan dakwah kepada aktivis-aktivis partai politik."

Selain itu, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah memberikan kesempatan yang lebih luas bagi kader-kader Muhammadiyah yang memiliki potensi untuk terlibat di dunia politik praktis. Namun, bagi pegawai amal usaha Muhammadiyah yang ingin menjadi calon legislatif, Agus menyarankan agar mereka non-aktif terlebih dahulu dari posisi mereka di amal usaha. Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan antara Muhammadiyah dan partai politik.

Agus Taufiqurrahman juga menekankan pentingnya menjaga batas antara urusan organisatoris dan politik praktis. Ia menyarankan agar kader-kader Muhammadiyah, termasuk Nasyiatul Aisyiyah, tidak menggunakan simbol-simbol Persyarikatan dalam aktivitas politik praktis. Tujuannya adalah mencegah upaya-upaya yang dapat memicu konflik dan mengurangi integritas Persyarikatan.

Ia menekankan, "Jangan sampai Nasyiatul Aisyiyah yang begitu besar ini kemudian dikerdilkan hanya karena ada kepentingan sesaat. Sikap seperti ini harus menjaga marwah Persyarikatan."

Agus Taufiqurrahman mengakhiri pidatonya dengan mengingatkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah merupakan bagian dari kaderisasi terbaik di bawah naungan Muhammadiyah. Ia memberikan ucapan selamat dan doa agar kegiatan mereka terus berjalan dengan berkah.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KETAPANG, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 40 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Ketapang....

Suara Muhammadiyah

14 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) S....

Suara Muhammadiyah

8 June 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Meningkatkan ukuwah Islamiyah dengan kegiatan kajian ba'da subuh dan M....

Suara Muhammadiyah

30 May 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Baginya, IPM adalah sekolah. Tapi bukan sekolah dalam pengertian yang ....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

SORONG, Suara Muhammadiyah - Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sorong menginisiasi Program Makan Bergizi....

Suara Muhammadiyah

27 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah