Menteri Kehutanan RI Sebut Sekolah Kehidupan Itu Bernama IPM

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

1051
Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Baginya, IPM adalah sekolah. Tapi bukan sekolah dalam pengertian yang dipahami secara umum, formal, berjenjang, dan penuh dengan mata pelajaran. Sekolah yang ia maksud merupakan ruang yang mengajarkan keterampilan hidup (life skill). Hal ini disampaikan Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan RI pada resepsi Milad ke-64 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Aula Lantai 6 PP Muhammadiyah Jakarta (22/7). 

Fakta ini menjadi bukti bahwa pengalamannya di IPM telah membawanya ke puncak pengkhitmatan kepada bangsa, negara, serta rakyat Indonesia. 

“Perlu saya akui di sini, kalau pada hari ini saya bisa mencapai titik amanah dalam karir menjadi Menteri Kehutanan, saya kira kontribusi terbesar adalah, ketika saya pernah dididik di sekolah bernama Ikatan Pelajar Muhammadiyah,” ujarnya. 

Banyak hal ia pelajari di IPM. Mulai dari bagaimana cara memegang palu sidang, berdebat, memimpin rapat, membangun tradisi organisasi yang baik, hingga melakukan praktik demokrasi di tubuh organisasi, yang dalamnya ada transparansi dan akuntabilitas. Semua itu telah ia serap sebagai bekal menghadapi kehidupan yang akan datang sejak memimpin IPM pada tingkat ranting di Garut, Jawa Barat. Hingga menjadi pimpinan pucuk di IPM pada 2000-2002 silam. 

“Pendek kata kita belajar berdemokrasi, berdebat, dikritik dan diberikan saran. Ini sangat luar biasa,” ucapnya. 

Dalam konteks tersebut, Raja Juli ingin memberikan motivasi kepada seluruh kader, bahwa berproses di IPM akan memberikan cakrawala baru untuk membuka kesempatan seluas-luasnya. 

“Ini tentu menjadi tradisi yang baik untuk melakukan rekonsoliasi,” tegasnya. 

Dalam perjalanan waktu 64 tahun, IPM memiliki tradisi baik untuk terus belajar, berkembang, berproses menjadi pemimpin sejak dini. Membiasakan diri banyak bekerja dan sedikit bicara. Meskipun dalam lanskap perpolitikan Indonesia, setiap pemimpin diharuskan untuk banyak bekerja dan bicara secara simultan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TERNATE, Suara Muhammadiyah - Sesi Sharing Session: Pelibatan Para Pihak – Praktik Baik Implem....

Suara Muhammadiyah

7 May 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Kelas peminatan IT SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap mengikuti wo....

Suara Muhammadiyah

20 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah sukses digelar selama 3 hari, Tapak Suci National Champions....

Suara Muhammadiyah

21 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah dalam milad ke-112 mengusung tema “Menghad....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – SMK Muhammadiyah Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampu....

Suara Muhammadiyah

26 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah