Kunci Sukses Memajukan LKSA Muhammadiyah - ‘Aisyiyah

Publish

29 December 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
268
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Setidaknya ada tiga kunci sukses untuk memajukan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah ‘Aisyiyah atau yang sering disebut Panti Asuhan. Hal ini sampaikan oleh Faozan Amar, Wakil Ketua MPKS PP Muhammadiyah, dalam acara Ngobrol Bareng yang dilaksanakan MPKS PDM Banyumas di Wisma Patria Muda Purwokerto, Ahad, 28 Desember 2025.

Pertama, memiliki legalitas badan hukum yang lengkap. Muhammadiyah lebih tua dari republik ini dan tak perlu diragukan  legalitasnya sebagai badan hukum. Muhammadiyah diakui tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional. Buktinya Muhammadiyah masuk empat besar peringkat ormas terkaya ke empat di dunia. “Namun legalitas teknis seperti perizinan di tingkat lokal harus punya, agar tidak ada masalah dengan pemerintah daerah,” ujar Faozan.

Kedua, fasilitas berupa sarana dan prasana yang memadai. “Sehingga umat yakin dengan layanan yang diberikan LKSA Muhammadiyah ‘Aisyiyah”, kata Faozan dihadapan peserta yang berasal dari pengurus LKSA dan MPKS Muhammadiyah se Banyumas. 

Kunci ketiga SDM yang memiliki kompetensi dalam bidangnya. “Karena itulah, bersama Kementerian Sosial, MPKS mendorong sertifikasi profesi  bagi pekerja sosial di lingkungan Muhammadiyah,” tambah Faozan yang juga Assoc Professor di FEB UHAMKA Jakarta.

Salah seorang peserta bertanya ; bagaimana cara agar panti asuhan mandiri secara ekonomi? tanya Wanto Tirta, dari PCM Ajibarang.

“Panti harus punya sumber pendapatan lain selain dari donatur. Karena itu harus punya usaha ekonomi, untuk mewujudkan kemandirian panti,” jawab Faozan yang juga mantan ketua PC IMM Banyumas.

Dialog dipandu oleh Sismanan Tauhid. Ia menjelaskan bahwa nama Patria Muda merupakan singkatan Panti Asuhan Putri Putra  Muhammadiyah Daerah. Ini merupakan unit usaha panti yang melayani homestay, kost, kopi angkasa, taksi barang, laundry-mu, dan budidamber. 

“Ini sebagai ikhtiar agar panti memilik sumber pendapat mandiri, sehingga tidak hanya bergantung pada donatur,” kata Sismanan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BERAU, Suara Muhammadiyah - BERAU, Suara Muhammadiyah - Muhammad Bayu, Rektor Universitas Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Sebanyak 266 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pe....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah – SMK Muhammadiyah 1 Baturetno, atau yang lebih dikenal sebagai S....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Musyawarah  Cabang PCM dan PCA Ngawen ke-VI periode Muktamar ke-48....

Suara Muhammadiyah

25 September 2023

Berita

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Karangkobar adalah Pimpinan Cabang Muhammadiyah terakhir yang mel....

Suara Muhammadiyah

18 October 2023