LDK Pusat Tekankan Pemetaan dalam Dakwah Komunitas

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
76
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pelatihan Tabligh Digital dan Komunitas bagi Muballighat yang diselenggarakan Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP ‘Aisyiyah dilaksanakan secara daring melalui media Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan muballighat ‘Aisyiyah dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan semangat memperkuat kapasitas dakwah di ruang digital sekaligus di tengah komunitas masyarakat.

Salah satu materi yang mendapat perhatian besar peserta adalah paparan Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, yang mengangkat tema Pemetaan Komunitas dan Analisis Kebutuhan Dakwah. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa dakwah komunitas tidak dapat dilakukan secara instan dan tidak bisa disamakan dengan dakwah di ruang-ruang formal yang audiensnya telah siap menerima pesan.

Menurut Muchamad Arifin, dakwah komunitas harus diawali dengan pemetaan sosial yang cermat, memahami latar belakang budaya, kondisi ekonomi, serta persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. “Dakwah yang efektif bukan dimulai dari apa yang ingin kita sampaikan, tetapi dari apa yang benar-benar dibutuhkan oleh komunitas,” ujarnya, Sabtu (7/2).

Ia juga membagikan pengalaman LDK PP Muhammadiyah dalam mendampingi berbagai komunitas, termasuk masyarakat marginal, wilayah terpencil, hingga komunitas mualaf. "Dalam konteks ini, dakwah tidak cukup hanya dengan ceramah, tetapi menuntut pendekatan yang humanis, kesabaran dalam proses, serta keberanian untuk hadir dan hidup bersama masyarakat yang didampingi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan dakwah komunitas jauh lebih kompleks dibanding dakwah mimbar. Proses membangun kepercayaan membutuhkan waktu panjang dan konsistensi. "Namun dari proses itulah lahir dakwah yang menguatkan iman sekaligus memberdayakan kehidupan sosial umat," sambungnya.

Pelatihan ini berlangsung interaktif, ditandai dengan diskusi dan tanya jawab yang aktif antara peserta dan pemateri. Materi disampaikan secara sistematis dan diperkuat dengan contoh nyata dari lapangan, sehingga peserta memperoleh gambaran utuh tentang praktik dakwah komunitas yang kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman.

Melalui pelatihan ini, Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP ‘Aisyiyah berharap para muballighat semakin siap menghadapi tantangan dakwah era digital, sekaligus mampu mengembangkan dakwah komunitas yang membumi, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat, sejalan dengan misi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam menghadirkan Islam yang mencerahkan dan menggembirakan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 10 perwakilan dari SD Ummu Aiman di bawah Yayasan Bani Salim Umm....

Suara Muhammadiyah

16 February 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Tertinggi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengunju....

Suara Muhammadiyah

20 June 2025

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Siswi MA Muhammadiyah 09 Al Mizan Lamongan Juara Olimpiade Astro....

Suara Muhammadiyah

16 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Prof. Dr. Agus Suradika, M.Pd., dilantik menjadi Rektor Universitas Te....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan ....

Suara Muhammadiyah

1 October 2024