PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah wilayah Kalimantan Tengah (LAZISMU Kalteng) menerima kunjungan mahasiswa dari Fakultas Bisnis dan Informatika Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dalam rangka melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL) tahun ajaran 2025/2026, guna memperdalam pemahaman tentang keberadaan LAZISMU sebagai gerakan filantropi Muhammadiyah sebagai pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara profesional, Akuntabel dan transparan.
LAZISMU Kalteng terus berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi (universitas) dan menggaungkan program yang bertema "Wujudkan Mimpi, Membangun untuk Negeri." Khususnya untuk mahasiswa yang tertarik dalam bidang filantropi serta semangat kerelawanan (volunterisme), cinta kasih dan kedermawanan kepada sesama. Acara berlangsung di kantor LAZISMU Kalteng beralamat di Jalan RTA Milono Km. 1,5, Palangka Raya, Senin (6/7).
Ayu Cahya Milanti, S.H., dosen Fakultas Bisnis dan Informatika menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat memberikan pemahaman, semangat serta pengalaman dalam mengelola, serta mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah serta wakaf. Tindakan ini memiliki peran besar dalam mengurangi kesenjangan sosial dan mengatasi berbagai permasalahan sosial di Indonesia, sesuai dengan semangat "Memberi untuk Negeri."
"Program ini sangat baik bagi kami, bagaimana tata kelola yang dilakukan LAZISMU dengan semangat terus saling berbagi serta memberikan pengalaman bagi mahasiswa di lembaga sosial, khususnya LAZISMU Kalteng," ujarnya.
Muhammad Fitriani, Ketua LAZISMU Kalteng, juga sangat mengapresiasi kerjasama selama ini dan menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Bisnis dan Informatika Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), yang ingin mendalami seluk-beluk pengelolaan lembaga filantropi, khususnya di LAZISMU Kalteng, saat ini LAZISMU sudah berusia 24 tahun dengan mengangkat tema berdampak, terintegrasi dengan berbasis digitalisasi. Bagi LAZISMU, program ini merupakan upaya memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktik di dunia sosial dan amil zakat.
"Kami senang dapat membuka peluang bagi mahasiswa UMPR. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, baik bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan praktik mereka, maupun bagi LAZISMU, karena menghadirkan pemikiran baru dari generasi muda," ucapnya.
Dalam upaya menebar kebaikan, LAZISMU terus berkolaborasi, terutama dengan mahasiswa, dalam berbagai kegiatan yang mendukung filosofi "Wujudkan Mimpi, Membangun untuk Negeri." Kolaborasi ini tidak hanya melibatkan kontribusi finansial melalui zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga partisipasi aktif dalam bentuk relawan, magang, penelitian, dan kerja sama dengan mitra donasi kemanusiaan. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk berperan nyata dalam menyelesaikan permasalahan sosial di Indonesia.
"Program ini menunjukkan bahwa generasi muda sebagai 'Agen Perubahan' memiliki keinginan kuat untuk berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan sosial di Indonesia dan mewujudkan mimpi bersama untuk membangun negeri ini," tutupnya. (mf)

