MDMC Perkuat Kapasitas Fasilitator EMT Berstandar Internasional

Publish

11 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
101
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Indonesia sebagai negara dengan risiko bencana tinggi membutuhkan sistem respons kesehatan darurat yang terstandar dan terkoordinasi. Dalam konteks tersebut, Emergency Medical Team (EMT) menjadi elemen kunci untuk memastikan kesinambungan pelayanan kesehatan saat krisis, sejalan dengan standar World Health Organization melalui inisiatif EMT global.

Muhammadiyah melalui Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terus mengembangkan sistem EMT yang profesional dan berkelanjutan. Setelah menjalani proses verifikasi EMT pada tahun 2025 sebagai bagian dari penyelarasan dengan standar internasional, MDMC kini berfokus pada penguatan kapasitas fasilitator melalui kegiatan Training of Fasilitator (TOF) Pelatihan EMT Internasional yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas fasilitator dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pelatihan EMT sesuai standar WHO. Selain itu, pelatihan ini juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman terhadap struktur EMT global, penerapan prinsip pembelajaran orang dewasa (andragogi), serta kemampuan fasilitasi dalam diskusi, simulasi, dan evaluasi berbasis kompetensi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop luring yang menggabungkan sesi teori, praktik, simulasi, hingga micro-teaching dan evaluasi pembelajaran, dengan melibatkan 35 peserta dari tingkat nasional dan internasional.

Ketua MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan TOF ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan lapisan kedua EMT Muhammadiyah. “Setelah EMT Muhammadiyah mendapatkan sertifikasi dari WHO, muncul pertanyaan besar tentang langkah selanjutnya. Kegiatan ini menjadi jawaban untuk menyiapkan kader dan fasilitator baru agar kapasitas EMT terus berkembang,” ujarnya, 9 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa penguatan EMT tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada tata kelola organisasi dan kolaborasi yang solid. “Kita memiliki banyak potensi dalam Persyarikatan, namun harus dikelola dengan baik. Melalui sistem seperti Poskornas, Poskorwil, dan Poskorda, kita berupaya memastikan respons yang terkoordinasi dalam skala besar,” jelasnya.

Dalam sambutan lainnya, disampaikan bahwa penguatan EMT tidak semata-mata berorientasi pada sertifikasi, tetapi pada kebermanfaatan nyata di lapangan. Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan fasilitator yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki komitmen dalam mentransfer pengetahuan dan memperkuat sistem kesiapsiagaan di berbagai daerah.

Dalam konteks nasional, penguatan EMT juga menjadi kebutuhan strategis, seiring dengan rencana pengembangan EMT di berbagai wilayah. Setiap daerah diharapkan memiliki minimal satu tim EMT yang terverifikasi, sehingga membutuhkan dukungan fasilitator yang kompeten dalam jumlah memadai. Oleh karena itu, kegiatan TOF ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kapasitas EMT secara masif di Indonesia.

Selain aspek pelatihan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kesiapan berkelanjutan melalui latihan rutin. Kesiapsiagaan tidak hanya dibangun saat bencana terjadi, tetapi melalui proses pembelajaran, simulasi, dan penguatan kapasitas secara terus-menerus. (*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan ....

Suara Muhammadiyah

1 October 2024

Berita

KATINGAN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Katingan mela....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam semangat Milad Muhammadiyah ke-113 yang mengusung tema “M....

Suara Muhammadiyah

14 October 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Asrama Unggulan K.H Abu Dardiri Universitas Muhammadiyah Purwo....

Suara Muhammadiyah

13 March 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikd....

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah