Meneguhkan Militansi Kader Muhammadiyah Jakarta Timur

Publish

14 September 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1389
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BOGOR, Suara Muhammadiyah – Orang Muhammadiyah memiliki jiwa dan kecakapan berorganisasi maupun bekerja sama dengan siapapun dan dimanapun berada. Berjam’iyah (berorganisasi) dan berjama’ah (bermasyarakat, berkomunitas) merupakan ciri khas orang Muhammadiyah, sehingga pandai menggerakkan dan mengorganisasi orang untuk kemajuan hidup bersama. 

Begitulah pendapat Haedar Nashir tentang salah satu dari karakteristik Kader Muhammadiyah. Untuk dapat berorganisasi dengan baik, diperlukan dasar yang meneguhkan dan menguatkan jiwa atau individu dari seorang Kader Muhammadiyah, sehingga mereka dapat bergerak secara terorganisir dan memiliki militansi yang kuat untuk bersaing dengan berbagai pihak.

Dalam hal tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur berikhtiar untuk bisa merealisasikan "Karakteristik Kader Muhammadiyah” dalam Perhelatan “Baitul Arqam Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur” dengan mengusung tema "Meneguhkan Militansi Kader dalam" Mewujudkan Muhammadiyah yang Berkeunggulan.

Acara ini dilaksanan di Hotel Bale Arimbi (13-15/9) Megamendung, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Kegiatan Baitul Arqam ini dilaksanakan selama kurang lebih 3 hari 2 malam (Jumat – Ahad) dengan melibatkan Majelis dan Lembaga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Se Jakarta Timur, serta Tim Instruktur serta Fasilitator Majelis Perkaderan Sumber Daya Insansi (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta. 

Hadir membersamai para narasumber, antara lain Prof. Dr. Bunyamin (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta), Dr. Tadjudin, M.M (Majelis DIKDASMEN PWM DKI Jakarta) serta Dr. Saiful Bahri (Majelis Tabligh PP Muhammadiyah).

Dalam agenda pembukaan, Ketua Pelaksana Baitul Arqam Rizki Amrillah, M.Ed menyampaikan "Kegiatan Baitul Arqam PDM Jakarta Timur ini dilaksanakan pada tanggal 13-15 September 2024, yang bertempat di Hotel Bale Arimbi, Peserta dalam kegiatan ini terdiri seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Majelis dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah yang berada di Wilayah Jakarta Timur".

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur Prof. Dr. M. Nur Rianto Al Arif, M.Si menekankan pentingnya Baitul Arqam sebagai proses kaderisasi yang dilalui para Pengurus Majelis Lembaga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur, termasuk keterlibatan para Pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Se Jakarta Timur dalam membangun militansi gerakan melalui komitmen kaderisasi para kader serta warga persyarikatan Muhammadiyah di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Timur.

Menyambut pendapat tersebut, Dr. Ahmad Abu Bakar, M.M Ketua PWM DKI Jakarta mengatakan bahwa krisis kader yang terjadi belakangan ini di lingkungan DKI Jakarta, harus segera diselesaikan melalui komitmen perkaderan serta militansi yang dikuatkan untuk dapat menyelesaikan problem tersebut.

"Komitmen perkaderan harus diwujudkan secara kuat, khususnya di kalangan Warga Persyarikatan Muhammadiyah Jakarta Timur yang merupakan salah satu contoh kuatnya Eksistensi Organisasi Muhammadiyah di DKI Jakarta," tegasnya. (Atief/Lika)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDAR LAMPUNG, Suara Muhammadiyah – Kepedulian terhadap Bencana Sumatera ditunjukkan oleh lem....

Suara Muhammadiyah

5 December 2025

Berita

KUANTAN SINGINGI, Suara Muhammadiyah - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuanta....

Suara Muhammadiyah

29 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berdasarkan laporan Democracy Index 2023: Age of Conflict, Indonesi....

Suara Muhammadiyah

30 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk meneguhkan di....

Suara Muhammadiyah

20 November 2025

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Gunungkidul melalui Majelis Ekonom....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah