Milad ke-8 SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Satu Windu Mengabdi, Menyiapkan Generasi Berprestasi

Suara Muhammadiyah

9 July 2026

195
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring memasuki Milad ke-8, Sabtu (4/7/). Tema milad kal ini mengusung "Memperkuat Kompetensi SDM sebagai Langkah Strategis Menuju Sekolah Unggul.”

Kepala SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring, Dwi Ehwanto mengajak memaknai usia sekolah yang telah memasuki satu windu. Menurutnya, angka delapan yang direbahkan membentuk simbol tak hingga, melambangkan semangat belajar yang tidak pernah berhenti serta inovasi yang terus berkembang.

"Satu windu bukanlah garis akhir, melainkan pijakan baru. Sekolah unggul bukan dibangun oleh gedung megah, tetapi oleh manusia-manusia yang terus memperbaiki diri dengan ikhlas," ungkapnya.

Ia menegaskan, tema milad tahun ini selaras dengan hasil Rapat Kerja sekolah yang menempatkan penguatan kompetensi sumber daya manusia sebagai strategi utama menuju sekolah unggul.

“Guru, musyrif, pamong, hingga tenaga kependidikan diharapkan terus berkembang menjadi insan yang profesional, adaptif, dan berkarakter Islami,” ujarnya.

Komitmen tersebut telah membuahkan hasil. SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring kini menyandang predikat Sekolah Unggul Madya dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah serta Sekolah Model dari Kementerian Pendidikan.

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kolaborasi, dan konsistensi selama delapan tahun telah menghasilkan kepercayaan yang semakin besar dari masyarakat,” tuturnya.

Ketua PRA Gunungpring, Ibunda Bina, menegaskan komitmen organisasinya sebagai mitra strategis sekolah, khususnya dalam pendampingan gizi peserta didik. Mulai dari sarapan hingga makan malam, para ibu 'Aisyiyah berperan aktif menyiapkan makanan bergizi sebagai ikhtiar membentuk generasi yang sehat jasmani dan rohani.

Sementara itu, Ketua PRM Gunungpring, Ustaz Rohmad, mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja SIAP (Semangat, Integritas, Amanah, Profesional). Menurutnya, keunggulan sekolah tercermin dari kedisiplinan, pelayanan yang berkualitas, serta akhlak seluruh warganya.

Penguatan spiritual disampaikan oleh Jumari, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah. Berlandaskan Surah Al-Hujurat ayat 15 dan Surah Al-'Ashr, ia menegaskan bahwa seorang mukmin memiliki tiga karakter utama, yaitu iman yang kokoh, tidak ragu dalam mengemban amanah, serta berjuang dengan harta dan dirinya di jalan Allah.

Menurutnya, bagi seorang pendidik, perjuangan tersebut diwujudkan melalui pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran secara ikhlas demi kemajuan pendidikan. Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan empat kompetensi guru—pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional—serta menanamkan prinsip "unggul tanpa menyakiti", yakni membangun keunggulan melalui kolaborasi dan saling menguatkan, bukan persaingan yang destruktif.

Peringatan Milad ke-8 SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring bukan sekadar perayaan ulang tahun. Momentum satu windu ini menjadi penegasan tekad untuk terus melangkah menuju sekolah yang semakin unggul. (NA)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

  MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr.....

Suara Muhammadiyah

4 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA) Notoprajan Yogyakarta mengadakan M....

Suara Muhammadiyah

29 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tak ada yang mengira mereka akan mampu melangkah sejauh ini. ....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Mahasiswa prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas....

Suara Muhammadiyah

29 December 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman berkunjung....

Suara Muhammadiyah

2 June 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah