Pascabencana, Muhammadiyah Inisiasi Sekolah Darurat di Aceh Tamiang

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
421
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ACEH TAMIANG, Suara Muhammadiyah - Pascabencana banjir yang melanda di wilayah Sumatera, Muhammadiyah terus berupaya memastikan proses pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya, kendati dalam kondisi darurat.

Upaya itu mulai dilakukan seperti yang tampak di SMP Muhammadiyah Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Menurut Agus Taufiqurrahman, tim relawan Muhammadiyah hadir membantu agar pembelajaran terus berjalan.

“Bagaimanapun, adik-adik harus mendapatkan pembelajaran yang baik,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu dalam tayangan video yang diterima Redaksi Suara Muhammadiyah, Selasa (6/1).

Agus menuturkan, tim relawan tersebut disokong oleh relawan dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Begitu pun dengan tempat-tempat lain, “Relawan sudah disiapkan oleh Muhammadiyah,” beber Agus.

Suatu hal yang niscaya, tim relawan tersebut dihadirkan bekerja sama sebagai tujuan simetris, yakni inisiasi kegiatan pembelajaran, “sekalipun dalam keadaan darurat,” sambung Agus.

Dalam rentang tempo 1,5 bulan ini, Muhammadiyah bekerja keras di wilayah terdampak bencana dengan mengutamakan prinsip One Muhammadiyah One Response (OMOR). Program ini dikoordinasikan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

“Yang dibantu oleh Lazismu dan segala Majelis Lembaga terkait, memulai respon tanggap darurat ini,” terangnya.

Bersamaan dengan itu, Muhammadiyah kini telah mempersiapkan respons untuk rekonstruksi dan rehabilitasi daerah terdampak. Seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang tidak terdampak juga ikut terlibat penuh dalam kegiatan penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Semua itu kita kelola dengan prinsip One Muhammadiyah One Response, terkoordinasi dengan baik. Jadi seluruhnya ikut terlibat dalam kegiatan tanggap bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini,” ujar Agus.

Agus menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanggulangan pascabencana ini. “Yang telah bekerja dengan ketulusan yang tidak pernah merasa lelah untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,” tandasnya.

Inisiasi sekolah darurat ini menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah, yang selalu hadir saat umat membutuhkan pertolongan, khususnya dalam menjamin hak pendidikan anak-anak di tengah situasi bencana. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Ramadhan 1446 Hijiriyah sisa menghitung hari, sempurnakan ibadah ....

Suara Muhammadiyah

27 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Persyarikatan Muhammadiyah akan menyelenggarakan Tanwir pada ....

Suara Muhammadiyah

14 August 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Menjelang hari raya Idul Adha Lembaga Pengkajian Pengawasan dan Pendamp....

Suara Muhammadiyah

4 June 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk pertama kali menyerahka....

Suara Muhammadiyah

12 June 2025

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Dua dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah