Pascabencana, Muhammadiyah Inisiasi Sekolah Darurat di Aceh Tamiang

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
544
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ACEH TAMIANG, Suara Muhammadiyah - Pascabencana banjir yang melanda di wilayah Sumatera, Muhammadiyah terus berupaya memastikan proses pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya, kendati dalam kondisi darurat.

Upaya itu mulai dilakukan seperti yang tampak di SMP Muhammadiyah Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Menurut Agus Taufiqurrahman, tim relawan Muhammadiyah hadir membantu agar pembelajaran terus berjalan.

“Bagaimanapun, adik-adik harus mendapatkan pembelajaran yang baik,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu dalam tayangan video yang diterima Redaksi Suara Muhammadiyah, Selasa (6/1).

Agus menuturkan, tim relawan tersebut disokong oleh relawan dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Begitu pun dengan tempat-tempat lain, “Relawan sudah disiapkan oleh Muhammadiyah,” beber Agus.

Suatu hal yang niscaya, tim relawan tersebut dihadirkan bekerja sama sebagai tujuan simetris, yakni inisiasi kegiatan pembelajaran, “sekalipun dalam keadaan darurat,” sambung Agus.

Dalam rentang tempo 1,5 bulan ini, Muhammadiyah bekerja keras di wilayah terdampak bencana dengan mengutamakan prinsip One Muhammadiyah One Response (OMOR). Program ini dikoordinasikan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

“Yang dibantu oleh Lazismu dan segala Majelis Lembaga terkait, memulai respon tanggap darurat ini,” terangnya.

Bersamaan dengan itu, Muhammadiyah kini telah mempersiapkan respons untuk rekonstruksi dan rehabilitasi daerah terdampak. Seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang tidak terdampak juga ikut terlibat penuh dalam kegiatan penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Semua itu kita kelola dengan prinsip One Muhammadiyah One Response, terkoordinasi dengan baik. Jadi seluruhnya ikut terlibat dalam kegiatan tanggap bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ini,” ujar Agus.

Agus menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanggulangan pascabencana ini. “Yang telah bekerja dengan ketulusan yang tidak pernah merasa lelah untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana,” tandasnya.

Inisiasi sekolah darurat ini menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah, yang selalu hadir saat umat membutuhkan pertolongan, khususnya dalam menjamin hak pendidikan anak-anak di tengah situasi bencana. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Ramadhan adalah bulan keberkahan untuk kita semua, dalam keberka....

Suara Muhammadiyah

23 February 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan sobat cilik Lazismu mendapatkan perlengkapan alat tulis sekola....

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

Berita

PACITAN, Suara Muhammadiyah - Semarak Milad ke-110 Suara Muhammadiyah dikonstruksi begitu rupa. Kali....

Suara Muhammadiyah

9 August 2025

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Usung Gerakan Kolaborasi Responsif, Ikatan Mahasiswa Kabupaten Cirebon....

Suara Muhammadiyah

26 October 2024

Berita

Kajian Ramadhan di MTs Muhammadiyah Pontren Imam Syuhodo SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Kegi....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah