PCM Rawamangun Bekali Guru dan Karyawan Positif Bermedia Sosial

Publish

2 July 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1087
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rawamangun sukses menyelenggarakan kegiatan “Baitul Arqom Lanjutan untuk Guru dan Karyawan Perguruan Muhammadiyah Rawamangun”. Acara ini mengusung tema "Mengembangkan IPTEK sebagai Implementasi PHIWM (Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah) dalam Kehidupan Berjamaah".

Acara dilaksanakan pada hari Ahad, 25/7/2025 di Komplek Perguruan Muhammadiyah Rawamangun. Peserta yang hadir terdiri dari para guru dan karyawan dalam komplek perguruan Muhammadiyah Rawamangun. 

Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Dr. Gufron Amirullah, dosen Pendidikan Biologi FKIP UHAMKA, sekaligus Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah. Dalam paparannya yang mencerahkan, Dr. Gufron Amirullah menekankan pentingnya sikap tabayyun atau meneliti kebenaran suatu berita di era digital saat ini. Beliau mengutip Surah Al-Hujurat ayat 6, yang menjadi landasan utama bagi umat Islam dalam bermedia sosial.

"Setiap informasi yang diterima harus melalui proses verifikasi yang ketat, agar kita tidak mudah terjerumus dalam penyebaran berita bohong (hoaks) yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Gufron memaparkan tiga nilai dasar yang wajib dipegang teguh oleh setiap Muslim dalam berinteraksi di ruang digital: akhlak, akhlaqul karimah, dan kemaslahatan. Menurutnya, setiap unggahan, komentar, atau penyebaran informasi harus didasari oleh niat baik, adab yang mulia, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Rawamangun, Robbani Agustion, menyatakan rasa bangganya melihat antusiasme peserta. "Kami sangat senang melihat para peserta bisa berlatih untuk memilah informasi yang benar. Di era banjir informasi seperti sekarang, kemampuan ini menjadi sangat krusial," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Rawamangun, Rudin menyampaikan harapannya. "Kami berharap setelah mengikuti baitul arqam ini, para guru dan karyawan dapat lebih positif dalam bermedia sosial, tidak hanya sebagai konsumen informasi, tetapi juga sebagai produsen konten yang edukatif dan inspiratif," harapnya.

Salah satu peserta, Nurhafil dari SMA Muhammadiyah 11 Jakarta, mengungkapkan, "Materi yang disampaikan sangat mencerahkan. Kami dilatih memilah informasi yg hoax dan yang benar."

Senada dengan itu, Alghifari dari SD Muhammadiyah 24, turut memberikan kesan positif. "Kegiatannya dinamis, memperkuat kekompakan setiap kelompok untuk berdiskusi dan tentunya banyak wawasan baru yang didapat," tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat membekali para guru dan karyawan  dengan literasi digital yang mumpuni, menjadikan mereka pemandu yang mampu menyebarkan nilai-nilai keislaman melalui media sosial secara bijak dan produktif. (Hen)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ahad, 25 Februari 2024, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Berita

Hari Kebangkitan Nasional 2024: Membangun Indonesia yang Berdaulat Prof Dr H Haedar Nashir MSi, Ket....

Suara Muhammadiyah

20 May 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah fondasi penting dalam pe....

Suara Muhammadiyah

24 October 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menyelenggarakan Raker....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk pertama kalinya meluncu....

Suara Muhammadiyah

11 January 2024