PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Purworejo menggelar Musyawarah Kerja Daerah I (Musykerda I) yang dirangkaikan dengan Darul Arqam Nasyiatul ‘Aisyiyah I (DANA I) pada Sabtu–Ahad, 31 Januari–1 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Krendetan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, dan diikuti oleh kader-kader terbaik Nasyiatul ‘Aisyiyah dari seluruh cabang se-Kabupaten Purworejo.
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi Nasyiatul ‘Aisyiyah Purworejo dalam melakukan konsolidasi organisasi, refleksi capaian program, sekaligus penguatan ideologi dan kualitas kader perempuan muda Muhammadiyah. Musykerda I dan DANA I ini dihadiri oleh unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Kabupaten Purworejo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bagelen, serta sejumlah tokoh persyarikatan dan tamu undangan lainnya.
Ketua PDNA Kabupaten Purworejo, Faridah Musthofiyah, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musykerda I dan DANA I merupakan agenda penting dalam perjalanan kepemimpinan PDNA Purworejo periode 2022–2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan arah gerak organisasi ke depan.
“Hari ini Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Musyawarah Kerja Daerah I dan Darul Arqam Nasyiatul ‘Aisyiyah I. Peserta kegiatan ini merupakan utusan dari masing-masing Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah di Kabupaten Purworejo. Terdapat 15 cabang yang masing-masing mengirimkan lima orang kader,” ujar Faridah dalam kutipan langsungnya.
Ia menambahkan, Musykerda I diharapkan dapat menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan program kerja PDNA selama setengah periode berjalan. Selain itu, hasil musyawarah ini akan menjadi landasan dalam menata dan mempertegas program kerja untuk setengah periode berikutnya.
“Harapannya, kegiatan ini menjadi tolok ukur keberhasilan dari rencana kerja PDNA Kabupaten Purworejo. Sementara melalui Darul Arqam, peserta diharapkan dapat memahami esensi Nasyiatul ‘Aisyiyah serta meningkatkan kualitas kader, baik di tingkat daerah, cabang, maupun ranting,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Faridah menegaskan bahwa Nasyiatul ‘Aisyiyah memiliki peran strategis dalam menyiapkan kader perempuan muda yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memiliki kesadaran keagamaan yang kuat dan kemampuan manajerial yang mumpuni. Hal ini sejalan dengan tujuan organisasi dalam melahirkan kader yang mampu menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah.
Sementara itu, pelaksanaan Darul Arqam Nasyiatul ‘Aisyiyah Tingkat I (DANA I) menjadi wujud keseriusan PDNA Purworejo dalam membangun kader yang unggul dan berkarakter. Sebagai salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah terus mendorong penguatan ideologi dan nilai-nilai keislaman agar kader mampu mengamalkan ajaran Islam secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Secara tidak langsung, kegiatan DANA I diarahkan untuk mewujudkan tujuan Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam membentuk pribadi putri Islam yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara, menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dan diridhai Allah Swt. Melalui proses perkaderan yang sistematis, para peserta dibekali pemahaman ideologi, kepribadian organisasi, serta wawasan keislaman yang kontekstual.
Musyawarah Kerja Daerah I juga menjadi momen reflektif bagi PDNA Purworejo untuk menilai sejauh mana capaian program kerja selama setengah periode berjalan. Meskipun pelaksanaannya dilakukan sedikit terlambat karena beberapa kendala, musyawarah ini tetap dipandang sebagai proses penting dalam dinamika organisasi.
Dalam Musykerda I tersebut, PDNA Purworejo mengusung semangat gerakan “RAHAJENG” yang merupakan akronim dari Ramah, Harmonis, Jejaring, dan Ngayomi. Gerakan ini merupakan gagasan dari Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Jawa Tengah yang mendorong perempuan muda untuk berperan aktif dalam membangun keluarga tangguh dan masyarakat yang berkemajuan.
Melalui gerakan RAHAJENG, Nasyiatul ‘Aisyiyah berupaya menghadirkan program-program yang relevan dengan isu-isu aktual. Organisasi ini terus berkomitmen untuk merespons berbagai persoalan sosial, seperti isu gender, inklusi sosial, kesehatan reproduksi, stunting, serta pemberdayaan ekonomi perempuan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi nilai-nilai organisasi dan penguatan 10 komitmen kader Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan DANA I diisi dengan berbagai materi strategis yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas kader. Beberapa materi yang disampaikan antara lain psikologi remaja, kepribadian Nasyiatul ‘Aisyiyah, perempuan muda berkemajuan, kesehatan remaja, serta materi pendukung lainnya. Materi-materi tersebut disampaikan oleh pemateri yang kompeten di bidangnya, dengan pendekatan yang dialogis dan aplikatif.
Peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, baik dalam sesi materi, diskusi kelompok, maupun forum musyawarah. Antusiasme ini menunjukkan semangat kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Purworejo dalam belajar, berproses, dan berkontribusi bagi kemajuan organisasi.
Melalui Musykerda I dan DANA I ini, PDNA Kabupaten Purworejo berharap dapat melahirkan kader-kader perempuan muda yang memiliki integritas, militansi, serta kepekaan sosial. Kader yang tidak hanya mampu menggerakkan roda organisasi, tetapi juga siap berperan aktif dalam membangun keluarga tangguh dan masyarakat yang berkeadaban.

