Pelatihan Manajemen Koperasi Muhammadiyah Bontoala–Taeng, Perkuat Fondasi Ekonomi Umat

Suara Muhammadiyah

30 December 2025

649
Foto Istimewa

Foto Istimewa

GOWA, Suara Muhammadiyah — Majelis Ekonomi Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bontoala–Taeng menggelar Pelatihan Manajemen Koperasi di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gowa, Selasa 30 Desember 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Legalitas Usaha, Perkoperasian, dan Strategi Pemasaran sebagai Dasar Penguatan Usaha Mikro dan Kecil.”

Pelatihan tersebut diikuti oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga struktur persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di tingkat cabang dan ranting, serta perwakilan pemerintah desa Bontoala dan Taeng.

Ketua PR Muhammadiyah Bontoala–Taeng, Dr Abd Rakhim Nanda menegaskan bahwa koperasi merupakan instrumen strategis dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Namun, koperasi hanya akan berfungsi optimal apabila dikelola secara sehat, profesional, dan memiliki visi pengembangan jangka panjang.

Menurut dia, penguatan ekonomi umat harus dimulai dari pelatihan yang terencana dan berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan koperasi yang modern dan akuntabel. “Koperasi tidak cukup sekadar ada, tetapi harus benar-benar dikelola secara profesional agar mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Abd Rakhim Nanda menambahkan, seluruh ikhtiar ekonomi yang dikembangkan Muhammadiyah harus berpijak pada nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya prinsip ta‘āwanu ‘alal birri wat-taqwā—saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Prinsip tersebut, kata dia, menjadi landasan moral agar praktik ekonomi terhindar dari nilai-nilai yang bertentangan dengan syariah.

Selain koperasi, ia juga menekankan pentingnya pengembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi penguatan sosial-ekonomi umat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gowa, Ir. H. Mahmuddin, MH, menyatakan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Ia mencontohkan, pada masa pandemi Covid-19, koperasi relatif mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi karena mengedepankan prinsip kebersamaan dan gotong royong.

Namun demikian, Mahmuddin mengingatkan bahwa tantangan utama koperasi saat ini adalah kualitas pengelolaan. “Jumlah koperasi memang banyak, tetapi yang kita butuhkan adalah koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing. Pengelolaannya tidak bisa lagi dilakukan secara seadanya,” tegasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Perkemahan merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh S....

Suara Muhammadiyah

21 May 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kekalapan Israel, paling tidak semenjak Oktober 2023 yang lalu, memang....

Suara Muhammadiyah

15 April 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator Pe....

Suara Muhammadiyah

20 July 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketimpangan perlakuan pemerintah terhadap Perguruan Tinggi Neg....

Suara Muhammadiyah

16 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) C....

Suara Muhammadiyah

12 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah